Aksi Mogok Massal Taksi Online
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menanggapi isu terkait aksi mogok massal yang akan dilakukan oleh taksi online. Pihaknya mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar atau hoax.
“Masyarakat tidak perlu panik dan khawatir. Informasi tersebut tidak benar,” kata Budi dalam rilis yang diterima detikFinance, Sabtu (27/1/2018).
“Mereka menyampaikan bahwa mereka akan tetap beroperasi secara normal dan mendukung penerapan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 karena mereka sebagai pengemudi angkutan online ingin segera dilegalkan,” sambungnya.
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] KSPI Membatalkan Aksi Mogok Nasional 6-8 Oktober 2020
Hasil periksa fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara) KSPI menegaskan aksi mogok nasional selama tiga hari tetap berjalan, sebagai bentuk penolakan Undang-Undang Cipta Kerja.
[SALAH] Pembunuhan Massal Berkedok Corona
Hasil Periksa Fakta Indri Pramesti Widyaningrum (Anggota Komisariat MAFINDO Gunadarma) Video berjudul “Pembunuhan Massal Berkedok Corona" yang beredar di Instagram berisikan informasi tidak benar.
[SALAH] Perampokan Wanita Oleh Supir Taksi Online di Balikpapan
Debunk ini berisi bantahan terhadap informasi yang menyebutkan bahwa telah terjadi aksi perampokan disertai penganiayaan terhadap karyawati bank oleh supir grabcar.
[SALAH] ADA PEMUKULAN SOPIR TAKSI ONLINE OLEH SOPIR TAKSI BANDARA
Beredar informasi di media sosial bahwa telah terjadi pemukulan yang dilakukan oleh oknum sopir taksi bandara terhadap sopir taksi online.