[BENAR] “Bukan Hoax, FPI Ikut Buka Bersama di Masjidilaqsa”
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Mohon maaf atas kekeliruan verifikasi kami di post yang sebelumnya, post kami hapus. Post ini adalah koreksi dan klarifikasi terhadap post tersebut.
Where it circulated
Sources and references
- 1
, Jawa Pos: “Bukan Hoax, FPI Ikut Buka Bersama di Masjidilaqsa
- 2
FPI memang terlibat dalam kegiatan bantuan kemanusiaan untuk buka bersama di Masjidilaqsa. Menurut Direktur LAZIS Wahdah Syahruddin, logo FPI memang tidak dicantumkan dalam banner yang dibuat sendiri oleh organisasi IHYA.
- 3
Jawa Pos 6 Jun 2018
- 4
PADA akhir Mei lalu, sejumlah netizen menyebarkan foto-foto kegiatan sosial di depan Masjidilaqsa, Palestina. Mereka menyebut ormas Front Pembela Islam (FPI) terlibat dalam kegiatan tersebut. Namun, pihak-pihak yang tak sejalan dengan FPI menyatakan bahwa kabar itu hoax. Salah satu yang melabelinya sebagai hoax adalah fan page Facebook Kata Kita.
- 5
”#Hoax: FPI Gelar Buka Puasa di Masjid Al-Aqsa’.’ Begitu judul posting-an akun Kata Kita. Mereka menyebut berita yang disebarkan sejumlah portal seperti Arrahmah dan portal-islam, serta fakta terkini tentang FPI terlibat dalam buka bersama di Masjidilaqsa tidaklah benar. Menurut mereka, kabar yang benar adalah kegiatan itu dilakukan LAZIS Wahdah seperti dalam situsnya, laziswahdah. com. Di situs LAZIS Wahdah memang disebutkan bahwa ribuan paket bantuan buka puasa dari masyarakat Indonesia untuk masyarakat Palestina melalui Wahdah Islamiyah akhirnya berhasil menembus barikade tentara Zionis Israel.
- 6
”Kegiatan buka puasa di Masjid Al-Aqsha ini merupakan salah satu program dari kerja sama Wahdah Islamiyah dengan lembaga internasional IHYA yang berpusat di Turki,” tulis situs LAZIS Wahdah.
- 7
Jawa Pos lantas menghubungi langsung pihak LAZIS Wahdah. Ternyata memang benar bahwa ada anggota FPI yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Jawaban itu didapat koran ini dari Direktur LAZIS Wahdah Syahruddin melalui sambungan WhatsApp. Menurut Syahruddin, yang ditulis di situs LAZIS Wahdah dan klaim sejumlah netizen bahwa FPI terlibat dalam kegiatan di Masjidilaqsa sama-sama benar.
- 8
Syahruddin menjelaskan, sekitar pertengahan April lalu, tim LAZIS Wahdah pergi ke Turki untuk misi kemanusiaan terkait dengan Palestina. ”Hadir dalam misi tersebut adalah ustad Bachtiar Nasir dari AQL, juga dari FPI, serta beberapa ustad lainnya. Di sela acara itu, ada MoU dengan Yayasan IHYA untuk program Palestina,” ujarnya.
- 9
Kelanjutan dari kegiatan tersebut ialah MoU pendistribusian bantuan untuk di wilayah Al Aqsa. ”Yang MoU dengan IHYA bukan cuma Wahdah Islamiyah. Jadi, pesan yang menyebutkan FPI ikut dalam kegiatan buka puasa di Al Aqsa itu juga betul,” kata Syahruddin.
- 10
Memang, di banner dalam kegiatan buka bersama di Masjidilaqsa tidak terdapat logo FPI. Menurut Syahruddin, desain banner tersebut dibuat pihak IHYA.
- 11
Jawa Pos juga pernah membahas kabar hoax lain yang disebarkan fan page Kata Kita. Yaitu, hoax pernyataan Presiden Ke-3 B.J. Habibie tentang pertarungan Prabowo dan Joko Widodo dalam pemilihan presiden. Jadi, waspada ya dengan fan page seperti itu. Jangan asal percaya, apalagi asal membagikan.”
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Video Rapat Program Buka Puasa DKI Jakarta Tahun Ini
Video yang beredar merupakan video rapat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tanggal 25 April 2018. Konteks dalam video tidak terkait dengan kondisi epidemi virus Corona atau wabah COVID-19.
[SALAH] Seorang Anak Meninggal Saat Bukber Karena Konsumsi Coca-Cola
Foto Ilnas Ahmad Debunk ini berisi klarifikasi dan bantahan dari pihak keluarga yang mengatakan bahwa anak yang meninggal dan diklaim karena sehabis meminum Coca-cola serta makan KFC.
[DISINFORMASI] Walikota Solo Larang Buber dan Halal Bihalal
Beredar kabar yang menyebutkan bahwa Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, melarang acara buka bersama dan halal bi halal di Solo telah menjadi viral. Kabar tersebut menjadi polemik khususnya bagi umat Islam.
[SALAH] "Gubernur Sumut Instruksikan Seluruh Masjid Buka Pintu Untuk Orang Ibadah"
Hasil Periksa Fakta Fathia Islamiyatul Syahida (Universitas Pendidikan Indonesia) Klaim tersebut salah dan merupakan hoaks lama yang bersemi kembali. Faktanya Edy Rahmayadi, Gubernur Sumatera Utara, tidak pernah mengeluarkan instruksi tersebut.