[BENAR] Klarifikasi Atas Isu Pelaku Bom Srilanka Adalah WNI
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan bahwa pelaku pemboman di Srilanka bukanlah warga negara Indonesia (WNI). Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Lalu Muhammad Iqbal, menegaskan bahwa Kedutaan Besar RI di Sri Lanka sudah melakukan komunikasi secara langsung dengan otoritas di Sri Lanka, untuk memastikan informasi tersebut. “KBRI telah berkomunikasi langsung dengan otoritas keamanan Sri Lanka. Diperoleh informasi bahwa nama yang benar adalah Insan Seelawan, warga negara Srilanka,” kata Iqbal.
Media luar negeri asal Inggris menyebutkan bahwa salah satu pelaku pemboman di Sri Lanka bernama Insan Setiawan dan banyak yang berasumsi bahwa orang tersebut adalah warga negara Indonesia (WNI). Atas isu pelaku bom Sri Lanka adalah WNI itu, pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Polri angkat bicara.
Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal, menegaskan bahwa Kedutaan Besar RI di Sri Lanka sudah melakukan komunikasi secara langsung dengan otoritas di Sri Lanka, untuk memastikan informasi tersebut. Iqbal juga mengatakan, pelakunya sebenarnya bernama Insan Seelawan dan ada kemungkinan telah terjadi salah penulisan nama pelaku bom oleh media-media lokal di sana.
“KBRI telah berkomunikasi langsung dengan otoritas keamanan Sri Lanka. Diperoleh informasi bahwa nama yang benar adalah Insan Seelawan, warga negara Sri Lanka,” kata Iqbal.
Senada dengan Kemenlu, pihak Polri pun menyatakan bahwa pelaku pemboman di Sri Lanka bukan WNI. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, Polri telah berkoordinasi dengan Kemenlu hingga Kepolisian Sri Lanka perihal informasi tersebut.
“Setelah dilakukan koordinasi yang di-leading sektor Kemenlu, kemudian dengan Kepolisian RI, dan Sri Lanka, sudah diidentifikasi seluruh pelaku dan korban,” kata Dedi.
Dia juga membantah kabar yang beredar bahwa salah satu pelaku teror tersebut merupakan WNI. Ia mengatakan, pelaku yang dimaksud adalah warga negara Sri Lanka.
“Sudah terindentifikasi dan yang bersangkutan adalah warga negara Sri Lanka, bukan WNI,” ujarnya.
Sources and references
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- 6
- 7
- 8
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[KLARIFIKASI] KTP Pelaku Bom Kampung Melayu
Beredar foto KTP dan SIM C atas nama Vicky Kurniyanto yang beralamat di Kampung Cibodas RT 001/001 Cibodas, Tangerang, dikabarkan sebagai pelaku bom di Kampung Melayu.
(KLARIFIKASI) Pelaku Penjarahan Mini Market di Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara Bukan Peserta Aksi 411
Polisi Republik Indonesia (Polri) melakukan klarifikasi atas berkembangnya isu mengenai peserta aksi 411 melakukan penjarahan mini market di Luar Batang, Jakarta Utara.
[BENAR] Klarifikasi Ridwan Kamil Terkait Tudingan Bermain Dua Kaki
Gubernur Jawa Barat Kang Emil menyatakan foto dirinya bersama Cawapres Sandiaga Uno dan dua pria lainnya dengan menunjukan simbol finger heart ala Korea Selatan adalah simbol persahabatan.
(HOAX) Presiden Mengundang Pelaku Pembakaran Masjid Tolikara
Akun Fahmi Salim dan Endy Muhardin memposting isu Presiden Joko Widodo mengundang pelaku pembakaran masjid di Tolikara dengan menyertakan sebuah gambar meme.