✓CredibleVerifiedIndonesian

[BENAR] Klarifikasi Gubernur DKI Jakarta Terkait Wacana Penghapusan Koridor 1 Transjakarta

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 2 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

What the fact-checkers found

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memastikan Koridor 1 Transjakarta dengan rute Blok M-Kota tidak akan dihapus meski MRT Bundaran HI-Lebak Bulus telah beroperasi Maret 2019 mendatang. Menurut Anies, meski rute kedua transportasi itu bersinggungan, tak berarti salah satu harus dikorbankan untuk dihapus. “Tidak ada rencana hapus-hapusan koridor hari ini,” kata Anies.

Terkait adanya wacana penghapusan Koridor 1 Transjakarta, Gubernur DKI Anies Baswedan memberikan klarifikasi. Dilansir dari detik.com, tempo.co, merdeka.com, kricom.id, dan breakingnews.co.id, Anies memastikan Koridor 1 Transjakarta dengan rute Blok M-Kota tidak akan dihapus meski MRT Bundaran HI-Lebak Bulus telah beroperasi Maret 2019 mendatang.

“Tidak ada rencana hapus-hapusan koridor hari ini,” kata Anies.

Ia berpendapat, meski kedua rute transportasi itu bersinggungan, tak berarti salah satu harus dikorbankan untuk dihapus. “Di masa-masa awal (MRT), justru jangan ada penggeseran rute ketika MRT baru mau mulai, karena itulah justru masanya di mana kita mulai mengintegrasikan karena yang penting adalah antar-moda itu tersambungkan,” ungkapnya.

Anies juga mengatakan, moda transportasi milik DKI Jakarta, baik Transjakarta atau MRT, tidak boleh hanya memikirkan moda transportasi masing-masing. Sebab, ke depan semua transportasi masal milik DKI Jakarta akan diintegrasikan lewat Jak Lingko.

“Yang penting MRT, BRT, TJ, kemudian bis sedang bis kecil, itu semua dibangun rutenya dengan membayangkan orang bisa pindah satu sama lain. Jangan sampai kita membangun halte jauh dari tempat turunnya MRT,” ujar Mantan Mendikbud tersebut.

Justru, menurut Anies, jalur Koridor 1 Transjakarta yang berhimpitan dengan jalur MRT fase 1 dapat menjadi contoh integrasi antar moda yang dapat memudahkan masyarakat untuk berpindah moda transportasi.

“Koridor 1 Transjakarta yang ada MRT-nya justru harus jadi contoh integrasi. Misal kalau turun di situ, bisa langsung pindah. Misalnya, naik MRT dari Lebak Bulus, turun Dukuh Atas, kemudian pindah ke Transjakarta yang dari Dukuh Atas. Jadi, yang seperti itu (integrasi antarmoda transportasi umum massal) yang akan dibangun bersama-sama,” pungkas Anies.

Sources and references

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →