✓CredibleVerifiedIndonesian

[BENAR] Klarifikasi Kemenpora Terkait Pelatih Asian Games 2018 yang Belum Terima Bonus

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 2 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

What the fact-checkers found

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan klarifikasi mengenai kabar sejumlah pelatih untuk cabang olahraga sepak takraw, BMX, kano, dan soft tennis pada ASIAN Games 2018 kemarin belum mendapatkan bonus. Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kempora, Raden Isnanta menyebutkan, bonus-bonus tersebut sudah tersedia, namun belum diambil pemiliknya. “Jadi, bukannya tidak dibayarkan. Hanya saya ada sejumlah pelatih dari beberapa cabang olahraga yang belum mengambil. Kalau yang sibuk apa perlu saya antarkan ke rumahnya?,” ujar Raden.

Dikabarkan pelatih sejumlah cabang olahraga peserta Asian Games 2018 lalu belum mendapatkan bonus dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Pelatih-pelatih tersebut berasal dari cabang olahraga sepak takraw, BMX, kano, dan soft tennis. Kabar tersebut pun ditanggapi oleh pihak Kemenpora.

Dilansir dari antaranews.com, republika.co.id, bola.com, tempo.co, kontan.co.id, beritasatu.com, dan cnnindonesia.com, Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kempora, Raden Isnanta menyatakan, pihaknya sudah menyiapkan bonus kepada para pelatih yang mengaku belum menerima bonus. Hanya saja, menurut Raden, banyak yang belum mengambilnya.

Adapun, menurut Raden, bonus disalurkan dalam bentuk buku BRI. Buku tersebut harus diambil oleh masing-masing yang bersangkutan, karena itu sifatnya pribadi bukan langsung ke ke pengurus besar (PB) cabang olahraga.

“Sebenarnya sudah siap semua buku-buku (rekening) sesuai nama-nama pelatih itu, sesuai dengan nomor-nomor pertandingan. Cuma saya juga kaget kok banyak yang belum mengambil,” terang Raden.

Raden mengimbau kepada sejumlah pelatih yang belum menerima untuk segera mengambil bonus yang telah disediakan untuk mereka di kantor Kemenpora.

“Jadi, bukannya tidak dibayarkan. Hanya saya ada sejumlah pelatih dari beberapa cabang olahraga yang belum mengambil. Kalau yang sibuk apa perlu saya antarkan ke rumahnya?,” ujar Raden.

Ia juga mengatakan, sejumlah pelatih sepak takraw sudah mengambil bonus mereka, sementara pelatih lainnya di cabang tersebut ada yang belum. Kemudian, Raden menambahkan, pelatih dari cabang soft tennis juga belum mengambil bonus.

Bagi pelatih yang tinggal di daerah, Raden mengaku, sudah dicarikan solusi karena tidak sempat datang ke Kemenpora untuk mengkonfirmasi jika ingin mengambil di daerahnya. “Bahkan kami siap untuk buatkan buku di daerah kalau pelatih itu ada di daerah. Rata-rata pelatih sudah mengambil bonus Asian Games. Bagi yang belum mengambil, mungkin karena kesibukan masing-masing,” ujarnya.

Sources and references

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message