✓CredibleVerifiedIndonesian

[BENAR] Klarifikasi KPU Terkait Pernyataan Ustaz Haikal Hassan Mengenai 13 Juta Pemilih yang Gila

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 2 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

The claim

“Mohon maaf, pak @haikal_hassan. Pemilih “gila” itu hoax. Yg benar, sesuai Putusan MK 135/2015 adalah pemilih dg “gangguan jiwa/ingatan”. Gila hanya salah satu jenisnya. Lagipula angkanya juga hoax. Dulu 14 juta. Sekarang didiskon jadi 13 juta. Yg benar hanya 54.295. Demikian,” cuit akun Twitter Komisioner KPU, Pramono Ubaid (@PramonoUtan), Rabu (24/4).

“Katanya org gila nyoblos ada 13juta. Trus ada video nya? Ada catatannya? Ada formulir C1 nya? Masa gak ada yg rekam? Mana 13juta itu? Allah saja tak memberi kewajiban apa2 thd orang gila… anda malah waiibkan ikut nyoblos. Yg gila siapa ya? Mudah2an yg curang menjadi gila…,” cuit @haikal_hassan, Rabu (24/4).

Mengetahui adanya cuitan tersebut, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pramono Ubaid Tanthowi MA melalui akun Twitternya Pramono U. Tanthowi (@PramonoUtan) memberikan klarifikasinya.

“Mohon maaf, pak @haikal_hassan. Pemilih “gila” itu hoax. Yg benar, sesuai Putusan MK 135/2015 adalah pemilih dg “gangguan jiwa/ingatan”. Gila hanya salah satu jenisnya. Lagipula angkanya juga hoax. Dulu 14 juta. Sekarang didiskon jadi 13 juta. Yg benar hanya 54.295. Demikian,” cuit akun Twitter @PramonoUtan, Rabu (24/4).

Pramono juga mengunggah dua grafis dari KPU soal pemilih disabilitas. Berdasarkan data KPU, pemilih disabilitas di DPT Pemilu 2019 sebanyak 363.200 atau 0,191% dari DPT.

Sebanyak 0,029% pemilih adalah pemilih disabilitas grahita dan mental. Jumlahnya 54.295 orang. Data ini sekaligus menepis hoax yang menyebutkan pemilih disabilitas grahita dan mental mencapai 14 juta orang.

Rated Credible by TurnBackHoax (MAFINDO).

What the fact-checkers found

Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi memberikan klarifikasi atas cuitan akun Twitter Jubir BPN, Prabowo – Sandi, Ustaz Haikal Hassan (@haikal_hassan) yang berisi tentang adanya pemilih gila di Pemilu 2019 yang berjumlah 13 juta orang.

“Mohon maaf, pak @haikal_hassan. Pemilih “gila” itu hoax. Yg benar, sesuai Putusan MK 135/2015 adalah pemilih dg “gangguan jiwa/ingatan”. Gila hanya salah satu jenisnya. Lagipula angkanya juga hoax. Dulu 14 juta. Sekarang didiskon jadi 13 juta. Yg benar hanya 54.295. Demikian,” cuit akun Twitter Pramono Ubaid (@PramonoUtan), Rabu (24/4).

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Ustaz Haikal Hassan membuat unggahan di media sosial Twitternya yakni Haikal Hassan Baras (@haikal_hassan). Isi dari unggahan tersebut intinya menyatakan dan mempertanyakan adanya pemilih yang gila dengan jumlah 13 juta orang di pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Where it circulated

Media Sosial Twitter dan Media Daring

Sources and references

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message