[BENAR] Klarifikasi PT Go-Jek Terkait Isu Adanya Pemutihan Massal Akun Eks Mitra Go-Jek
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
VP Corporate Affairs Go-Jek Indonesia Michael Reza Say menegaskan bahwa informasi tentang PT Go-Jek akan memberlakukan pemutihan massal atau open suspend tidak benar. Michael mengatakan, open suspend tidak sejalan dengan kebijakan Go-Jek dalam memberikan pelayanan yang aman dan nyaman kepada pengguna. “Open suspend massal berseberangan dengan apa yang menjadi salah satu prioritas Go-Jek yakni memberikan layanan yang aman dan nyaman kepada para pengguna,” ujarnya.
PT Go-Jek memberikan klarifikasi tentang isu adanya pemutihan massal atau open suspend bagi akun eks mitra Go-Jek. Dilansir dari kontan.co.id, tribunnews.com, gatra.com, dan kompas.com, VP Corporate Affairs Go-Jek Indonesia Michael Reza Say menegaskan bahwa informasi atau isu tentang pemutihan massal itu tidak benar.
Michael mengatakan, open suspend tidak sejalan dengan kebijakan Go-Jek dalam memberikan pelayanan yang aman dan nyaman kepada pengguna. Selain itu, menurut Michael, open suspend justru dinilai merugikan mitra driver aktif yang selama ini bekerja dengan penuh kerja keras untuk menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan.
“Open suspend massal berseberangan dengan apa yang menjadi salah satu prioritas Go-Jek yakni memberikan layanan yang aman dan nyaman kepada para pengguna,” ujarnya.
Go-Jek, jelas Michael, tengah memprioritaskan perbaikan kebijakan sistem suspensi dengan rutin menggelar pertemuan dengan mitra. Dalam diskusi yang melibatkan lebih dari 3000 komunitas mitra driver, Go-Jek selalu memberi penjelasan lebih detail seputar kebijakan suspensi agar lebih mudah dipahami.
“ Hal ini pun telah disampaikan dan dijelaskan langsung oleh kami ke berbagai perwakilan eks-mitra driver Go-Jek,” ujar Michael.
Di samping itu, Michael menilai ada pihak-pihak yang mengatasnamakan diri sebagai koordinator open suspend. Dia menduga pihak-pihak kerap meminta masyarakat untuk membagikan informasi data pribadi yang berisiko penyalahgunaan.
“Kami ingin menghimbau masyarakat agar memperhatikan sumber-sumber informasi resmi serta berhati-hati ketika membagikan data pribadi mereka,” jelasnya.
Sources and references
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[BENAR] Pihak BRI Klarifikasi Info Terkait Pemblokiran Massal ATM BRI Pada 30 Oktober 2018
Debunk ini berisi klarifikasi dari pihak bank BRI terkait informasi di media sosial yang menyebut pihak BRI akan memblokir ATM nasabahnya yang memiliki kartu ATM Private Label dan Kartu Classic jika tidak mengganti kartu ATM nya dengan kartu berchip.
[KLARIFIKASI] “Kisruh Liga 1, Drama Laga Mitra Kukar Melawan Bhayangkara FC Dalam Lanjutan Kompetisi Gojek-Traveloka Akibat Kebohongan Pihak Mitra Kukar”
Berita Bhayangkara FC menjadi juara kasta teratas liga sepakbola Indonesia menjadi bahan pembicaaran yang ramai di masyarakat. Polemik tersebut bermula saat Mohamed Lamine Sissoko, sedang menerima hukuman larangan bermain dua kali dari Komite Disiplin…