[BENAR]: Metro TV Klarifikasi Tayangan Quick Count Unggulkan Prabowo
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
Metro TV kecolongan memberikan data yang salah hasil survei di atas dengan yang di bawah berbeda Allah gak tidur Tetaplah berdo a Di setiap daerah aja prabowo sandi menang nahh ini survey juga sama tp hasil yg di bawah beda jelas sudah kecurangan y Metro TV menyatakan hal itu merupakan technical error atau kesalahan teknis Kesalahan itu muncul tak lama setelah dimulainya penayangan hasil sementara quick count pada pukul 15 12 WIB Saat itu Metro TV menayangkan hasil sementara quick count sejumlah lembaga survei yakni Lingkaran Survei Indonesia LSI Indo Barometer Charta Politika Saiful Mujani Research and Consulting SMRC Poltracking Indonesia dan Voxpol Center Terjadi technical error atau kesalahan teknis pada penayangan hasil sementara hitung cepat sehingga ada perbedaan data grafis dengan election ticker yang muncul di layar demikian penjelasan dalam video klarifikasi yang ditayangkan Metro Tv
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[KLARIFIKASI] Metro TV Ralat Tayangan Quick Count yang Menangkan Prabowo-Sandi
Berdasarkan penelusuran Kompas com seorang warganet mengunggah video yang menampilkan tayangan live event pemilu serentak 2019 di Metro TV pada pukul 15 11 WIB Rabu 17 4 2019 Dalam tayangan itu muncul dua grafis penghitungan suara dari enam lembaga survei…
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Metro TV dan Indosiar Sengaja Mengubah Hasil Quick Count Pilpres 2019 yang Semula Memenangkan Prabowo?
[BENAR] REDAKSI LIPUTAN 6 SCTV: "Tidak Pernah Revisi Quick Count"
Postingan ini berisi klarifikasi dari pihak redaksi Liputan 6 SCTV guna menanggapi informasi yang beredar, yang menyebut bahwa Liputan 6 SCTV telah merevisi informasi terkait dengan jumlah hasil hitung cepat.
[SALAH] Tulisan "Sujud Kemenangan Pak Prabowo" Dibuat oleh Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membantah kabar yang tersebar di media sosial Facebook dan Whatsapp yang mengatakan dirinya membuat tulisan yang berjudul “Sujud Kemenangan Prabowo”.