[BENAR] “SMK Tidak Boleh Lagi Buka Jurusan Komputer Jaringan”
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
The claim
“Apakah ini benar”.
What the fact-checkers found
“Sebab saat ini, tenaga kerja dibidang komputer jaringan sudah over suplay. “Kalau tetap buka jurusan tersebut, yang ada hanya menciptakan lulusan untuk jadi pengangguran,””, Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Sebetulnya tinggal dibuka saja tautannya, lalu dibaca lengkap isi artikelnya.
Where it circulated
(1) Pertanyaan dari salah satu anggota FAFHH.
——
(2) http://bit.ly/2o2JLER, post ke grup “Persatuan TKJ Indonesia” (facebook.com/groups/indonesiatkj) oleh akun “Sulaeman” (facebook.com/profile.php?id=100009365018962), sudah dibagikan 123 kali per tangkapan layar dibuat.
https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/733941143605090/
Sources and references
- 1
, Poskotanews: “SMK Tidak Boleh Lagi Buka Jurusan Komputer Jaringan
- 2
Kamis, 16 Agustus 2018 — 16:13 WIB
- 3
(foto)
- 4
Penandatanganan kesepakatan kerjasama antara Kemendikbud dengan Erajaya.(ist)
- 5
JAKARTA – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diminta tidak lagi membuka jurusan komputer jaringan. Sebab saat ini, tenaga kerja dibidang komputer jaringan sudah over suplay.
- 6
“Kalau tetap buka jurusan tersebut, yang ada hanya menciptakan lulusan untuk jadi pengangguran,” kata Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Hamid Muhammad, di sela penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama antara Kemendikbud dengan PT Erajaya Swasembada Tbk, Kamis (16/8/2018).
- 7
Diakui awal booming IT dan komputer, jumlah SMK yang membuka jurusan komputer jaringan sangat banyak. Tetapi dalam perjalanan selanjutnya, tidak semua lulusan SMK jurusan komputer jaringan bisa diserap oleh industri IT.
- 8
Hamid mengatakan saat ini pihaknya mendorong SMK untuk membuka lebih banyak jurusan industri perhotelan dan pariwisata, jurusan logistik, jurusan retail, dan jurusan film. Empat jurusan tersebut pasar tenaga kerjanya masih terbuka sangat lebar.
- 9
Sementara itu Direktur Pembinaan SMK Bakhrun mengatakan salah satu jurusan yang banyak peminatnya saat ini adalah keahlian bisnis dan manajemen. Lulusan jurusan ini sebagian besar terserap dalam dunia kerja.
- 10
Bakhrun mengingatkan tingkat persaingan kerja saat ini semakin ketat. Lulusan SMK tidak hanya berhadapan dengan sesama lulusan SMK tetapi juga satuan pendidikan lain.
- 11
Karenanya, lulusan SMK khususnya bidang keahlian bisnis dan manajemen perlu dibekali dengan pengetahuan dan ketrampilan yang berorientasi kepada industri. Sehingga mereka memiliki daya saing yang lebih unggul karena kompetensi yang dimiliki sesuai kebutuhan industri.
- 12
Dalam rangka meningkatkan kualitas dan saya saing SDM lulusan SMK, pihaknya menjalin kerjasama dengan sejumlah industri, satu diantaranya PT Erajaya Swasembada Tbk. Perusahaan yang bergerak dibidang importir, distribusi dan perdagangan ritel perangkat seluler tersebut memiliki 800 toko yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
- 13
Kerjasama tersebut meliputi penyelarasan kurikulum dan bahan ajar, pelatihan guru produktif,program CSR, fasilitasi praktek kerja lapangan bagi siswa SMK dan memfasilitasi perekruitan lulusan SMK jurusan Bisnis dan Manajemen. (faisal/tri)”
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Nadiem Makarim Bayar 6 Triliun Rupiah Untuk Jadi Mendikbud
Tidak ada media arus utama yang mengangkat berita mengenai Nadiem Makarim membayar 6 Triliun Rupiah untuk menjadi Mendikbud. hal tersebut bertolak belakang dengan total kekayaan Nadiem yang tidak sampai 6 Triliun Rupiah.
[SALAH] “Rumah Sakit Jiwa Kampret”
Foto-foto di post sumber adalah hasil suntingan, untuk foto yang kedua sebelumnya foto yang sama pernah disunting menjadi “Rumah Sakit Jiwa Kecebong”. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
[BENAR] “Klarifikasi Gubernur Anies Terkait Dirinya Seolah Dipayungi Presiden Jokowi”
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membantah foto dirinya yang seolah sedang dipayungi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan menilainya sebagai efek sudut pandang gambar.