✓CredibleInformationIndonesian

Benarkah pernyataan Calon Presiden Joko Widodo bahwa Indonesia kini berhasil menduduki tujuan wisata halal nomor satu di dunia?

Fact-check by CekFakta.comPublished 2 min read

Archived here with a link to the original.

The claim

Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo mengklaim bahwa Indonesia kini berhasil menduduki tujuan wisata halal nomor 1 di dunia. Pernyataan ini dilontarkan dalam debat capres putaran ke-5 di Hotel Sultan, Sabtu 13 April 2019.

Rated Credible by CekFakta.com.

What the fact-checkers found

Untuk pertama kalinya, Indonesia berhasil menduduki peringkat teratas destinasi wisata halal yaitu Mastercard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019 bersama dengan Malaysia.

CEO Crescent Rating dan Halal Trip Fazal Bahardeen mengatakan Indonesia berhasil menduduki posisi teratas dalam indeks melalui serangkaian upaya yang telah dilakukan Kementerian Pariwisata Indonesia dalam berinvestasi di industri pariwisata dan perjalanan, serta pengembangan infrastruktur ramah wisatawan muslim.

“Setelah sebelumnya berada di peringkat kedua, tahun ini Indonesia menduduki posisi pertama dalam GMTI 2019 bersama dengan Malaysia dengan skor 78,” ujarnya, dalam report Mastercard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019, Selasa, 9 April 2019.

Laporan ini mencakup 130 destinasi secara global baik negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) maupun negara non-Organisasi Kerja Sama Islam (Non-OKI).

“Negara OKI lainnya seperti Turki, Arab Saudi, Maroko, Oman, dan Brunei Darussalam tetap populer di kalangan wisatawan muslim. Destinasi itu dapat terus merasakan manfaat dari lingkungan ramah muslim mereka yang inheren dengan memanfaatkan berbagai teknologi baru guna membangun layanan yang secara strategis dapat menjangkau anak muda dan wisatawan muslim milenial secara lebih baik,” tuturnya.

Laporan GMTI 2019 menunjukkan bahwa tahun ini Singapura terus mempertahankan posisinya sebagai destinasi wisata halal ramah muslim teratas di kalangan negara-negara non-OKI diikuti Thailand, Inggris, Jepang, dan Taiwan.

“Laporan ini menganalisa kesehatan dan pertumbuhan berbagai destinasi wisata ramah muslim berdasarkan 4 kriteria strategis yakni akses, komunikasi, lingkungan, dan layanan,” katanya.

Saat ini, GMTI menjadi studi terdepan yang menyediakan wawasan dan data untuk membantu negara, pelaku industri, dan investor dalam melihat peluang perkembangan sektor pariwisata ini, sekaligus menjadi tolak ukur perkembangan sebuah negara dalam melayani berbagai kebutuhan wisatawan muslim.

Pasar wisata halal merupakan salah satu sektor pariwisata dengan tingkat pertumbuhan tercepat di seluruh dunia. Pada 2026, kontribusi sektor pariwisata halal diperkirakan melonjak sebesar 35% menjadi US$300 miliar terhadap perekonomian global, meningkat dari US$220 miliar di tahun 2020.

“Wisatawan Muslim secara global diprediksi akan tumbuh menjadi 230 juta wisatawan yang merepresentasikan lebih dari 10 persen total wisatawan global secara keseluruhan,” ucap Fazal.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pada 2015, Indonesia menduduki peringkat kelima sebagai negara ramah Muslim atau wisata halal. Lalu naik peringkat keempat pada 2016. Di 2017 mendapatkan peringkat ketiga dan pada 2018, Indonesia memperoleh peringkat kedua.

“Akhirnya penantian dalam 5 tahun, yang ditunggu-tunggu, Indonesia bisa menjadi peringkat pertama,” katanya.

Where it circulated

Debat Pilpres 2019

Sources and references

Original source: cekfakta.comOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →
✓Credible
Indonesian

[Fakta atau Hoaks] Benarkah pernyataan Calon Presiden Joko Widodo bahwa Indonesia kini berhasil menduduki tujuan wisata halal nomor satu di dunia?

Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo mengklaim bahwa Indonesia kini berhasil menduduki tujuan wisata halal nomor 1 di dunia. Pernyataan ini dilontarkan dalam debat capres putaran ke-5 di Hotel Sultan, Sabtu 13 April 2019.

Tempo Cek FaktaApr 13, 2019
✕Hoax
Indonesian

Benarkah pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) telah menjangkau 4,2 juta nasabah?

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) pada tahun 2018 berhasil mencapai target sebanyak empat juta nasabah Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) di 30 provinsi di Tanah Air.

CekFakta.comApr 13, 2019
✓Credible
Indonesian

Benarkah pernyataan Calon Presiden Joko Widodo bahwa Pemerintah Indonesia telah menguasai sumber daya alam strategis seperti Blok Mahakam, Blok Rokan dan Freeport?

PT Pertamina (Persero) mulai Senin, 1 Januari 2018, secara resmi mengelola Blok Mahakam di Kalimantan Timur. Wilayah kerja Mahakam tersebut akan dikelola oleh Pertamina Hulu Mahakam yang merupakan cucu perusahaan Pertamina.

CekFakta.comApr 13, 2019
✓Credible
Indonesian

Jokowi Sebut 488 Kapal Ilegal Telah Ditenggelamkan

Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), jumlah kapal pelaku illegal fishing yang telah ditenggelamkan sejak Oktober 2014 adalah 488 kapal, dengan rincian Vietnam 276 kapal, Filipina 90 kapal, Thailand 50 kapal, Malaysia 41 kapal, Indonesia 26 kapal,…

CekFakta.comFeb 17, 2019