[BERITA] Klarifikasi Mentari International School tentang Pemberitaan Terinfeksi COVID-19
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
BUKAN karena positif COVID-19, diliburkan karena proses pembersihan dan disinfeksi.
Hak jawab dan klarifikasi sudah disampaikan dan ditayangkan, MISB Community (instagram.com/misb.community): “Terkait adanya kabar dan berita yang beredar di media sosial karena diliburkannya semua sekolah Mentari Intercultural School, dengan ini kami mengklarifikasi sebagai berikut: TIDAK ADA murid maupun guru/staf sekolah Mentari yang menjadi suspek ataupun terindikasi terjangkit virus Corona.
Sekolah-sekolah Mentari diliburkan selama 4 (empat) hari agar dapat dilakukan pembersihan dan disinfeksi secara menyeluruh, sesuai dengan standar internasional. Pembersihan ini merupakan tindakan PREVENTIF untuk memastikan semua sekolah Mentari aman dari penyakit apapun yang dapat memengaruhi kesehatan siswa maupun guru/staf. Demikian juga, sekolah Mentari memutuskan untuk menunda sementara semua kegiatan di luar sekolah untuk mengurangi resiko infeksi apapun pada masa ini.
Semua sekolah Mentari telah menerapkan beberapa tindakan preventif sejak dua minggu terakhir (dan akan terus dilaksanakan) untuk memastikan bahwa semua siswa dan guru/staf sekolah kami senantiasa terjaga kesehatannya selama berada di sekolah. Kami harap klarifikasi ini dapat menghentikan penyebaran berita-berita yang tidak benar yang sudah beredar. MIS tidak bertanggung jawab terhadap pernyataan yang disampaikan oleh pihak lain tanpa seijin MIS terkait kabar ini.
Terima kasih dan semoga kesehatan kita semua selalu terjaga. MIS Administration Jakarta, 4 Maret 2020″. Video di http://bit.ly/2TBRQAZ / http://archive.md/wXDwt (arsip cadangan).
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[DISINFORMASI] Guru di Mentari International School Diduga Terjangkit Virus Corona
[SALAH] "Jutaan Produksi Rokok Yang Terpapar Covid-19 Beredar Luas Di Masyarakat"
Narasi dalam konten postingan tidak sesuai dengan tautan pemberitaan yang disertakan. Adapun, pihak Sampoerna sudah melakukan karantina produk sehingga tidak ada produk rokok terpapar Covid-19 terdistribusi ke masyarakat.
[SALAH] Pesan Berantai "Salah Satu Cara Untuk Menangkis Virus Covid-19 Dengan Air Garam dan Air Hangat"
Hasil Periksa Fakta Konaah (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta). Informasi tersebut tidak benar. Faktanya tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim “kumur air garam dan air hangat" dapat sembuhkan Covid-19.
[SALAH] Sekeluarga Terinfeksi Covid-19 Setelah Menghadiri Acara Ulang Tahun
Melalui media sosial Facebook, masyarakat dikejutkan dengan beredaranya informasi perihal sekeluarga terinfeksi virus corona atau Covid-19 setelah menghadiri perayaan ulang tahun keluarga besar.