[BERITA] Perubahan Status Positif Corona Pegawai Telkom yang Meninggal di RS Cianjur
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Artikel ini adalah koreksi atas artikel sebelumnya : https://turnbackhoax.id/2020/03/04/salah-salah-satu-warga-bekasi-ada-yg-posit…
Sempat dinyatakan negatif Corona, seorang pegawai PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang dirawat di RS Dr Hafidz (RSDH) Cianjur ternyata positif Corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengonfirmasi pasien meninggal dunia di Cianjur dinyatakan positif covid-19 atau virus corona.
Kementerian Kesehatan menjelaskan perubahan hasil tes dari negatif ke positif COVID-19 itu.
“Pemeriksaan menjadi positif nggak bisa sekali periksa langsung positif. Beberapa kasus PDP (pasien dalam pengawasan), kita memeriksa 2 hingga 3 kali baru ketahuan dan positif COVID-19,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, kepada wartawan, Minggu (15/3/2020). Dia menjelaskan, hasil tes COVID-19 baru diketahui hasilnya setelah tiga kali pemeriksaan. Masing-masing pemeriksaan makan waktu tiga hari.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Petugas Kebersihan SMAN 10 Yogyakarta Positif Virus Corona
Hasil Periksa Fakta Auliyaa Muhammad Hesa (Anggota Komisariat MAFINDO UI & FC UI) Pesan berantai WhatsApp mengenai seorang petugas kebersihan SMAN 10 Yogyakarta yang positif terinfeksi virus Corona tidak benar.
[HOAKS] Pegawai BNI Teuku Umar Meninggal karena Positif Covid-19
[HOAKS] Pegawai BRI Blitar Positif Corona
[salah] ustaz di cianjur dipersekusi dan dibacok
Ustaz Salman Al Farizi, pemilik Pondok Pesantren Al Mu’in Ciwalen, Warungkondang, Kabupaten Cianjur dikabarkan menjadi korban tindakan persekusi dan sempat dibacok. Akan tetapi, setelah ditelusuri, kabar tersebut kurang tepat.