BKN: Hati Hati Penipuan, Tidak Ada Tes Seleksi CPNS Honorer K2 dan Umum
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
JPP, JAKARTA – Kepala Biro Hubungan Kemasyarakatan Badan Kepegawaian Negara (Kabiro Humas BKN) M. Ridwan menyampaikan bahwa BKN tengah menerima sejumlah pengaduan perihal adanya pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Honorer K2 dan formasi umum yang terjadi di beberapa daerah oleh pihak yang mengaku bekerja sama dengan BKN.
Selain bentuk pengaduan, Ridwan mengungkapkan, BKN juga menemukan bahwa aksi penipuan serupa diumumkan via website link yang mengatasnamakan pemerintah daerah tertentu.
“Untuk itu, BKN perlu mengklarifikasi bahwa pelaksanaan seleksi tersebut merupakan aksi penipuan dan masyarakat diminta untuk waspada dengan oknum/pihak yang mengadakan pelaksanaan seleksi secara ilegal,” ujar Ridwan.
Jika menemukan aksi serupa, Kepala Biro Humas BKN meminta masyarakat agar mengonfirmasi langsung ke BKN untuk menindaklanjutinya.
“BKN mengimbau masyarakat bahwa tidak ada pihak manapun yang bisa meloloskan seseorang menjadi CPNS baik melalui formasi umum maupun Honorer K2 tanpa seleksi resmi yang dilakukan pemerintah,” jelas Ridwan.
Lebih lanjut, Kepala Biro Humas BKN menginformasikan bahwa regulasi yang mengatur pengangkatan Honorer telah berakhir melalui Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2012 dan Surat Kepala BKN Nomor D 26-30/V 224-1/99 tentang Batas Waktu Pengusulan Berkas Penetapan NIP CPNS dari Tenaga Honorer Kategori II Tahun Anggaran 2013 dan Tahun Anggaran 2014.
Ridwan menambahkan bahwa hingga Selasa (27/2), pemerintah tidak mengeluarkan kebijakan apapun untuk pengangkatan Honorer K2 menjadi CPNS.
“Perihal isu penerimaan CPNS 2018, BKN melalui siaran pers 10 Januari 2018 telah menyampaikan ke publik bahwa pemerintah belum mengeluarkan pengumuman penerimaan CPNS tahun anggaran 2018 secara resmi,” ujarnya.
Sebagai informasi tambahan, rencana kebijakan pengadaan CPNS 2018 masih dalam tahap penyusunan kebutuhan jumlah dan jenis jabatan PNS sesuai prioritas kebutuhan instansi masing-masing, yang disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS ayat (1) dan (2).
“Selanjutnya kalkulasi kebutuhan tersebut diserahkan ke BKN dan KemenPANRB,” pungkas Ridwan. (stkb/bkn/nbh)
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →Awas Penipuan, Tidak Ada Tes CPNS Honorer K2 dan Umum!
Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan menemukan bahwa aksi penipuan serupa diumumkan via website link yang mengatasnamakan pemerintah daerah tertentu Untuk itu BKN perlu mengklarifikasi bahwa pelaksanaan seleksi tersebut merupakan aksi penipuan…
[HOAKS] Jadwal dan Syarat Pemberkasan CPNS Kategori 2 Tahun 2019
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. KOMPAS.com – Surat mengenai jadwal dan syarat pemberkasan calon pegawai negeri sipil atau CPNS Kategori 2 Tahun 2019 dapat dipastikan hoaks atau tidak benar.
[SALAH] DAFTAR NAMA HONORER YANG LOLOS SELEKSI CPNS 2018
Beredar informasi mengenai telah dikeluarkannya daftar resmi nama honorer GTT PTT K2 yang lolos seleksi CPNS 2018 per provinsi. Namun informasi tersebut mendapat bantahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
[salah] surat penerimaan seleksi cpns di wilayah pemkot cirebon
Kembali beredar informasi seputar pemanggilan peserta seleksi CPNS yang mengatasnamakan BKPPD. Namun setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, diketahui bahwa surat edaran tersebut adalah palsu alias hoaks.