!MisleadingDisinformationIndonesian

[DISINFORMASI] Artikel "Pihak Istana Tegaskan Warga Tionghoa Bisa Jadi Presiden"

Fact-check by Stophoax.idPublished 1 min read

The original site is no longer online; links go to the Common Crawl copy.

What the fact-checkers found

Sebuah tautan artikel dengan judul "Pihak Istana Tegaskan Warga Tionghoa Bisa Jadi Presiden" diketahui beredar luas di sejumlah platform media sosial. Unggahan itu lantas menuai perdebatan sejumlah netizen atas pernyataan yang seolah-olah diungkapkan oleh juru bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, bahwa warga Tionghoa bisa menjadi presiden.

Faktanya, setelah ditelusuri ternyata artikel tersebut melansir artikel news.detik.com dan mengubah judulnya. Diketahui artikel asli diunggah pada 7 Februari 2020 dengan judul "Hadiri Cap Go Meh, Jubir Presiden: Istilah Pribumi Sudah Tak Ada di RI". Fadjroel Rachman sama sekali tidak menyebut warga Tionghoa bisa jadi presiden. Ia menegaskan bahwa sudah tidak ada lagi istilah pribumi, yang ada adalah warga negara Indonesia.

Sources and references

Original source: stophoax.idNo longer online, so this opens the Common Crawl copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →