[DISINFORMASI] Menelan Permen Karet Menyebabkan Usus Tersumbat
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Banyak beredar berita bahayanya menelan permen karet yang dapat menyumbat usus, karena permen karet bukanlah makanan yang dapat dicerna secara keseluruhan. Permen karet mengandung lilin sehingga saat dikeluarkan permen karet tidak akan hancur sempurna. Akibat sifat lengket dari permen karet tersebut maka usus mengalami keslitan untuk mendorongnya sehingga membutuhkan waktu 2 atau 3 hari untuk mengeluarkan permen karet tersebut dari tubuh.
Dokter spesialis gastroenterologi, Dr. Lisa Ganjhu, D.O, seorang asosiat profesor medis di NYU Langone Medical Center di New York City, mencoba mencari tahu apa yang terjadi pada sistem pencernaan ketika Anda menelan permen karet dan apakah hal ini benar-benar berbahaya. Menurutnya permen karet masuk kedalam tubuh sama seperti makanan lainnya, “Sistem pencernaan kita sangat kuat, jika mengunyah steak saja bisa, maka sistem ini juga bisa mencerna permen karet. Jadi pergerakan usus yang kuat bersama dengan asam enzim tetap bisa menguraikan permen karet di perut. dan juga begitu mereka masuk di perut permen karet akan keluar seperti makanan lainnya. Tidak ada rentang waktu yang spesifik karena sistem pencernaan orang berbeda-beda” Jelasnya.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[KLARIFIKASI] Usus Buntu Bukan Disebabkan Oleh Menelan Biji Jambu
Dokter Sehat: “Pakar kesehatan dan gizi bernama Inge Permadhi menyebutkan bahwa tanpa sengaja menelan biji jambu atau biji cabai ternyata tidak akan menyebabkan masalah usus buntu.
[HOAKS] Pembuatan Permen Karet Dari Kondom Bekas
Beredar informasi mengenai kasus Kondom Bekas yang diolah kembali menjadi permen karet di kalangan pengguna media sosial. Informasi tersebut sempat viral di awal tahun 2016 lalu dan disebarluaskan kembali beberapa hari terakhir.