[DISINFORMASI] Menhan: Jika masih ada Ulama Atau Ustadz Bilang Kafir Saat Ceramah, Silahkan Laporkan
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Ramai di sosial media Facebook mengenai tangkapan layar dari artikel pada situs operain.blogspot.com. Artikel tersebut berjudul “Menhan: Jika masih ada Ulama Atau Ustadz Bilang Kafir Saat Ceramah, Silahkan Laporkan”. Dalam artikel ini dikatakan bahwa Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu akan menciduk dan menempeleng pihak-pihak yang menyebut kafir. Tangkapan layar dari artikel ini kemudian beredar dengan disertai berbagai caption bernada kemarahan dan ujaran negatif.
Adapun berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan sumber berita kredibel mengenai himbauan Menhan untuk melaporkan ulama atau ustadz yang menyebut kafir. Selain itu, pernyataan dari Menhan juga telah dimodifikasi dengan menambah pernyataan palsu pada artikel operain.blogspot.com. Pada operain.blogspot.com, pernyataan Menhan berbunyi “Kalau ada yang bilang kafir, bisa saya cyduk tidak hanya saya tempeleng. Pancasila itu persatuan Indonesia yang berperikemanusiaan”. Sedangkan dikutip dari Detik.com, pernyataan asli dari Menhan berbunyi “Saya selalu baca surat itu lakum diinukum waliyadiin, agamamu, agamamu. Kamu tidak menyembah apa yang saya sembah dan saya tidak menyembah apa yang kamu sembah. Masuk neraka itu urusan Tuhan, enaknya kalau bilang kafir-kafir. Kalau ada yang bilang kafir, saya tempeleng. Pancasila itu persatuan Indonesia yang berperikemanusiaan”. Operain sendiri merupakan situs blog yang tidak memiliki kredibilitas dan banyak menyajikan berita-berita bersifat disinformasi.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Penambahan “Nyari Duit Amplop Hasil Ceramah”; di Berita Mengenai Ustadz Abdul Somad
Tidak ada tulisan kata-kata tersebut di situs sumber yang dikutip dan video sumber artikel, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
[BENAR] Klarifikasi terkait Pesta Budaya Tabuik yang Disebut Beraliran Syiah
Wali Kota Pariaman, Sumatera Barat, Mukhlis Rahman mengatakan pesta budaya tabuik yang terus dilaksanakan setiap tahun oleh pemerintah setempat, merupakan agenda pariwisata daerah serta tidak berkaitan dengan agama.