[DISINFORMASI] Penangkapan Terduga Teroris Di Wilayah Desa Rumah Tiga
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Muncul sebuah pemberitaan yang mengklaim telah terjadi penangkapan seorang terduga teroris oleh tim Densus 88 di wilayah Desa Rumah Tiga, namun dari pihak kepolisian mengklarifikasi bahwa tidak benar.
Bantahan tersebut disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat. Melansir dari antaranews.com, Kombes Roem dengan tegas menyatakan bahwa pemberitaan tersebut tidak benar adanya.
Kombes Roem menjelaskan, bahwa peristiwa yang terjadi di wilayah Desa Rumah Tiga bukanlah penangkapan seorang terduga teroris melainkan pelaku yang diduga terlibat kasus penipuan. Penangkapan sendiri dilakukan oleh anggota Buru Sergap Polres Maluku Tengah, yang dibantu anggota Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Penangkapan Terduga Teroris di Wilayah Desa Rumah Tiga
Postingan ini berisi klarifikasi yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian, mengenai dengan munculnya pemberitaan yang mengklaim bahwa telah terjadi penangkapan seorang anggota teroris di wilayah Desa Rumah Tiga oleh tim Densus 88 Anti Teror.
[SALAH] PENANKAPAN TERDUGA TERORIS DI WILAYAH DESA RUMAH TIGA
Postingan ini berisi klarifikasi yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian, mengenai dengan munculnya pemberitaan yang mengklaim bahwa telah terjadi penangkapan seorang anggota teroris di wilayah Desa Rumah Tiga oleh tim Densus 88 Anti Teror.
[BENAR] “Tribun News Tidak Menuliskan Densus 88 Mengamankan Barang Bukti Al Quran saat Menggeledah Rumah Driver Ojol Terduga Teroris di Medan”
Media Daring Tribun News membantah informasi yang mengatakan pihaknya menuliskan Densus 88 mengamankan barang bukti berupa Al Quran di rumah driver ojol berinisial MYR terduga pelaku teroris yang di tangkap di Medan, Sumatera Utara.
[DISINFORMASI, HASUT] Penangkapan Tersangka Teroris & Temuan Bom di Bekasi adalah Usaha Pengalihan isu.
Para tersangka ini sudah lama menjadi incaran. Tepatnya sejak paska bom Sarinah di bulan Januari 2016. Selama 10 bulan, mereka berada dalam pengawasan polisi / densus 88.