[DISINFORMASI] Sedang Shalat Di Bacok, Waspada!!! Indikasi Nyata PKI Mulai Bangkit
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Telah beredar kabar di media sosial Facebook dan pesan berantai di Whatsapp yang menyajikan informasi mengenai pembunuhan seseorang di dalam masjid yang dibacok dari belakang yang diindikasikan sebagai bangkit PKI.
Setelah ditelusuri, ditemukan fakta bahwa kasus tersebut memang benar terjadi di dalam Masjid Miftahul Falah RT 02 RW 02 Dusun. Salam Desa Sindangsari Kec. Sukasari Kab. Sumedang, namun yang salah adalah disaat kejadian tersebut dikaitkan dengan indikasi kebangkitan PKI. Pelaku pembunuhan tersebut adalah orang yang mengalami gangguan jiwa dan sedang dalam perawatan jiwa. Maka dapat dipastikan bahwa informasi mengenai pembacokan yang dikaitkan dengan kebangkitan PKI adalah tidak benar.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] “Waspada, indikasi nyata PKI mulai bangkit”
Bukan PKI, pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka mengalami gangguan jiwa. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
[DISINFOMASI] “mereka sering hadiri acara2 PKI”
Daur ulang disinformasi yang sudah pernah beredar di tahun lalu, foto yang digunakan post sumber adalah hasil suntingan dari foto perayaan Hari Ulang Tahun Ke-41 PDIP. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
[DISINFORMASI] Ustaz Di Cianjur Dipersekusi dan Dibacok
Ustaz Salman Al Farizi, pemilik Pondok Pesantren Al Mu’in Ciwalen, Warungkondang, Kabupaten Cianjur dikabarkan menjadi korban tindakan persekusi dan sempat dibacok. Akan tetapi, setelah ditelusuri, kabar tersebut kurang tepat.
[DISINFORMASI] Korban Penganiayaan di Cicangri, Kabupaten Bandung Bukan Ustaz atau Ulama
Beredar kabar di Media Sosial adanya penganiayaan ustaz atau ulama di Kampung Cicangri, Desa Rancakole, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Klaim nama ustaz yang dianiaya ialah ustaz Usep.