[DISINFORMASI] Ternyata Begini Cara Presiden Mengajarkan Politik
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Telah beredar postingan di media sosial Facebook yang menyajikan sebuah video yang berisi berita mengenai kegiatan Presiden Jokowi saat kunjungan kerja di Jawa Timur. Setelah pekerjaan selesai, beliau menyempatkan menemui warga desa di daerah Ngawi dan membagikan amplop berisi uang senilai Rp.100.000. Dalam postingan tersebut disertai juga oleh narasi yang berbunyi “Ternyata begini cara Presiden mengajarkan politik kepada rakyatnya. Nilailah sendiri oleh kalian!!!”.
Setelah ditelusuri, video tersebut adalah berita lama yang diangkat kembali dalam postingan tersebut. Video tersebut terjadi pada tanggal 08 Maret 2015 yang diliput oleh Liputan 6, jauh sebelum adanya pencalonan diri Jokowi pada Pemilihan Presiden tahun 2019. Narasi dalam postingan tersebut menyesatkan karena kegiatan bagi amplop dalam video itu bukan bermaksud untuk mengajarkan money politic, melainkan kegiatan yang dilakukan Presiden Jokowi jauh sebelum adanya pencalonan beliau di tahun ini.
Berdasarkan temuan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa informasi dalam postingan tersebut adalah Tidak Benar.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] “Ternyata begini cara Presiden mengajarkan politik”
Pelintiran tahun lalu. Post SUMBER membagikan video berita tahun 2015, diedarkan mendekati pilpres untuk membangun premis pelintiran mengenai “politik uang”, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
[KLARIFIKASI] Pihak SMPN 30 Jakarta Memberikan Klarifikasi Atas Isu Gurunya Tidak Mau Pasang Foto Presiden dan Wakil Presiden
Melalui surat klarifikasinya, Kepala Sekolah SMPN 30 Jakarta, M Yusup Corua, menegaskan bahwa pemilik akun atas nama Asteria Fitriani yang menyatakan tak ingin pasang foto Presiden dan Wakil Presiden bukanlah guru SMPN 30 Jakarta.