[DISINFORMASI] Video Habib Rizieq Dukung Jokowi
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Belakangan di media sosial viral video pendek yang memperlihatkan Habib Rizieq Shihab menyerukan seluruh pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) untuk mencoblos pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo – Kiai Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Video dengan durasi 19 detik itu juga tersebar di aplikasi pesan elektronik WhatsApp.
Petinggi DPP Front Pembela Islam (FPI) Novel Bamukmin, memastikan video tersebut hoaks. Dia menyebut video itu sengaja diedit oleh pihak tak bertanggung jawab untuk mengalihkan dukungan pengikut Habib Rizieq Shihab dari Prabowo – Sandiaga ke Jokowi – Amin. Adapun Rizieq juga telah secara langsung mengklarifikasi bahwa video yang beredar tersebut adalah hasil editan dari videonya yang telah beredar sebelumnya yang telah dipotong-potong.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[HOAKS] Spanduk Habib Rizieq Dan PKS Dukung Khilafah
Telah beredar di media soaial melalui facebook Spanduk Habib Rizieq dan PKS dukung khilafah. Setelah ditelusuri berita tersebut adalah keliru. Hal tersebut di bantah (FPI) Besar Front Pembela Islam.
[KLARIFIKASI] FPI Tidak Menyebarkan Spanduk Habib Rizieq Dukung Khilafah
Pihak Front Pembela Islam (FPI) membantah telah memasang dan menyebarkan spanduk bergambarkan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) mendukung khilafah di sejumlah titik Kota Depok, Jawa Barat.
[SALAH] Habib Rizieq Shihab Serukan Coblos Jokowi
Video Habib Rizieq Shihab serukan coblos Calon Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo merupakan video hasil suntingan. Video itu berasal dari video dalam akun Youtube Front TV berjudul “Pemilu Jujur dan Adil – Habib Rizieq Syihab Riyadh KSA” yang diunggah pada…
[SALAH] Habib Rizieq Syihab : Menlu Retno LP Marsudi mengimbau staf KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah di Arab Saudi agar memenangkan capres Jokowi
“Sangat tidak benar Menlu RI datang ke Arab Saudi untuk mengarahkan KBRI dan KJRI untuk menyukseskan pasangan capres-cawapres tertentu.