(DISINFORMASI+FITNAH) Presiden Jokowi Diledek Korban Kebakaran Saat Mendatangi Pasar Senen yang Terbakar
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
The claim
Akun Maya Angel memposting berita dari liputan6.com berjudul ‘Jokowi Terobos Kebakaran Pasar Senen’ disertai dengan narasi berikut:
Hua ha ha si Kutil mau nya cari muka biar di bilang peduli sama musibah dan di cap sebagai SUPER HERO ternyata rakyat sudah pada encer otak nya
Bukn nya mendapat simpati
Malah jadi bahan tertawaan
Huaaaaaaaaa haaaaa ngokkkkkk gimana para herder“ nya masih bilang JOKOWI UNTUK RAKYAT
rakyat yang KUDISEN
What the fact-checkers found
Postingan Maya Angel tersebut menggiring opini seolah-olah Presiden Joko Widodo datang ke Pasar Senen yang terbakar pada tanggal 19 Januari 2017. Faktanya, postingan berita yang disematkannya adalah peristiwa kebakaran Pasar Senen pada tahun 2014.
Kala itu, Presiden Joko Widodo masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Berikut kutipan pemberitaan mengenai hal itu:
[…]Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi mengunjungi lokasi kebakaran Pasar Senen Blok III, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2014). Jokowi langsung masuk area yang sudah diberi garis polisi tanpa ragu. Asap hitam yang diembuskan angin juga tak membuat Jokowi berhenti melangkah.
Para pedagang yang sedang berusaha menyelamatkan barang dagangannya pun terkena imbasnya akibat kedatangan Jokowi. Sebab, para polisi berusaha mengawal Jokowi agar tak ada warga mendekat.
Salah seorang pedagang kue bernama Eman (24) menuturkan, api pertama kali diketahui oleh seorang ibu yang akan masuk ke dalam pasar untuk berbelanja. Ibu-ibu yang melihat pun langsung berteriak adanya kebakaran.
“Awalnya tidak ada yang tahu. Ada ibu-ibu yang mau masuk dia lihat ada asap tebal teriak kebakaran. Ternyata api sudah besar dekat tangga,” tutur Eman.
Pasar Senen diketahui merupakan gedung yang dibangun pada 1974 silam. Ketua Kasudin Damkar Jakarta Pusat Rahmat Kristianto mengungkapkan, tak ada sistem pengamanan darurat di bangunan itu.[…]
Dari kutipan berita tersebut, tidak ada bagian yang menyebutkan Jokowi, sapaan karib Presiden Joko Widodo, datang sebagai Presiden dan ditertawakan ataupun diledek oleh para pedagang Pasar Senen yang menjadi korban kebakaran. Selain itu, jelas bahwa isi pemberitaan dalam berita itu posisi Jokowi sebagai Gubernur bukan sebagai Presiden Republik Indonesia.
Atas dasar penjelasan tersebut, postingan Maya Angel merupakan pemelintiran berita dan fitnah terhadap Presiden Jokowi. Dengan demikian, klaim Maya Angel tersebut masuk ke dalam kategori disinformasi dan fitnah.
Where it circulated
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar message