[Fakta atau Hoaks] Benarkah Seorang Syekh Palestina Tidak Mempan Ditembak Zionis Israel?
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
Foto-foto yang diklaim sebagai seorang syekh Palestina yang selamat setelah ditembak zionis Israel menjadi viral di media sosial. Informasi itu dibagikan oleh akun Mursyidi Pake Ie di Facebook sejak 8 Juni 2018.
Foto-foto yang diklaim sebagai seorang syekh Palestina yang selamat setelah ditembak zionis Israel menjadi viral di media sosial. Informasi itu dibagikan oleh akun Mursyidi Pake Ie di Facebook sejak 8 Juni 2018.
Tiga foto yang dibagikan itu memperlihatkan syekh tersebut tetap tersenyum meski sebuah peluru menancap di kepalanya. Akun Mursyidi menambahkan narasi:
“Kuasa allahh.. seorang syekh palestina yang sedang ibadah di masjidil aqsa ditembak oleh zionis israel..dengan kuasa allah peluru sniper zionis yang sebesar jempol tidak bisa menembus kepala syekh..”
Hingga 29 Maret 2019, unggahan itu telah dibagikan lebih dari 124 ribu.
Foto-foto yang tersebar itu sebenarnya adalah peristiwa pada 2014 silam. Situs berita news.com.au, pernah memberitakannya pada 13 Agustus 2014 pada seri RUSH HOUR: The stories you need to know today.
Foto-foto yang diambil di sebuah rumah sakit Irak itu menunjukkan seorang pria yang masih hidup meski sebuah peluru Rusia berukuran 12,7mm yang bersarang di kepalanya. Pria itu bernama Sheikh Mohammed Obaid Al-Rawi. Saat itu dia sedang menunggu dokter untuk mengeluarkan peluru di kepalanya tersebut.
Media Al Arabiya menuliskan, melalui percakapan telepon, Al-Rawi mengatakan bahwa gambar itu nyata. Dia hendak salat malam ke Masjid al-Haj Nazzal di Distrik Nazzal di pusat Falluja untuk melakukan shalat malam, ketika di jalan ia menemui bentrokan antara pemberontak suku dan pasukan Maliki.
“Namun, saya melanjutkan jalan untuk menghindari bentrokan. Saya tidak merasakan sakit di kepala dengan sebutir peluru tertanam di dalamnya, tetapi setelah berhenti, saya segera pergi ke rumah sakit Falluja untuk mengeluarkan peluru,” kata dia.
Bentrokan senjata di Kota Fallujah pecah setelah muncul gerakan anti-Maliki. Kontak senjata di sana telah mengakibatkan 665 orang tewas dan 2.316 lainnya terluka.
Kesimpulan:
Informasi ini termasuk sesat sebab menggunakan foto-foto yang benar namun salah memberi narasi. Pria dalam foto itu bukanlah syekh Palestina yang ditembak Zionis Israel saat sedang ibadah di Masjidil Aqsa, tetapi pria dari Irak yang terkena peluru setelah terjebak dalam bentrok senjata.
Ika Ningtyas
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] “Seorang Syekh Palestina yang Sedang Ibadah di Masjidil Aqsa Ditembak Oleh Zionis Israel”
Domisili korban dan lokasi kejadian yang benar adalah di Fallujah (Irak), tidak ada hubungannya dengan Zionis Israel dan Palestina seperti yang disebutkan di narasi. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Kepala Syekh Palestina Tidak Tembus Ditembak Sniper Zionis
Korban bukanlah seorang syekh Palestina, melainkan penduduk Irak yang bernama Sheikh Mohammed Obaid Al-Rawi. Lokasi kejadian bukan di Masjidil Aqsa.
(HASUT) Jonru Ginting dukung korban penggusuran
Bukannya meredam, Jonru Ginting justru memanfaatkan momen untuk menebar sebuah kebencian terhadap pemerintahan. Dalam sebuah postingan ia menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh seorang ibu dengan bendera ditangannya, dan menghalang-halangi aparat adalah…
[HOAKS] “zionis Israel menebar VIRUS AIDS disetiap pembalut wanita”
Daur ulang hoaks yang sudah pernah beredar, klikdokter(dot)com: “Jika memang ada virus HIV yang dimasukkan ke dalam pembalut, maka virus tersebut tidak akan bertahan lama”.