[Fakta atau Hoax] Benarkah Salam Dua Jari Panglima TNI Terkait Pilpres?
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
Sebuah foto Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengacungkan jempol dan telunjuk yang identik dengan nomor pasangan calon presiden, menyebar di media sosial.
Foto itu menjadi viral setelah diunggah oleh akun Samsul Prime di Facebook pada 11 Januari 2019. Foto tersebut menjadi viral setelah dibagikan oleh 12 ribu kali akun dan mendapat komentar 896 kali.
Foto Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengacungkan jempol dan telunjuk yang identik dengan nomor pasangan calon presiden
Akun Samsul Prime menuliskan dalam unggahannya:
Panglima TNI salam dua jari.
biarkan cebong bunuh diri hahaha..
laporkan tuh bong…
Dalam foto itu, Panglima TNI bersama dengan Laksamana Madya Aan Kurnia (tengah) dan Letnan Jenderal Muhammad Herindra (kiri) yang sama-sama mengacungkan jempol dan telunjuk.
Laksamana Madya Aan Kurnia sejak 2 Maret 2018 menjabat sebagai Komandan Jenderal Akademi TNI. Sedangkan Letjen Muhammad Herindra saat ini menjabat Inspektur Jenderal TNI.
Salam dua Jari dalam tahun politik saat ini diidentikkan dengan Calon Presiden RI nomor urut dua yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Benarkah foto dua Jari ketiga jenderal itu adalah bentuk dukungan untuk Prabowo Subianto?
Panglima TNI saat menjadi KSAU
Dalam foto tersebut, Hadi Tjahjanto memakai seragam militer TNI AU dengan pangkat bintang empat. Itu menunjukkan saat Hadi Tjahjanto masih menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU).
Hadi saat itu dilantik sebagai KSAU oleh Presiden Jokowi pada 18 Januari 2017, dengan kenaikan pangkat dari Marsekal Muda menjadi Marsekal Madya. Jokowi kemudian melantik Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi Panglima TNI pada 8 Desember 2017.
Demikian pula dengan Laksamana Madya Aan Kurnia. Dalam foto tersebut, ia masih memakai seragam militer dengan bintang dua di pundaknya. Saat itu berarti ia masih menjabat sebagai Komando Armada 1 (Koarmada) terhitung pada 5 Agustus 2016 hingga 2 Maret 2018.
Pada 24 Mei 2018, Aan Kurnia kemudian diangkat sebagai Komandan Jenderal Akademi TNI berbintang tiga.
Sementara Muhammad Herindra dalam foto yang tersebar itu juga masih berbintang dua. Saat itu ia masih menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi dengan pangkat mayor jenderal, sejak 16 September 2016 hingga 27 Oktober 2017.
Sejak 2 Maret 2018, Muhammad Herindra diangkat sebagai Inspektur Jenderal TNI dengan pangkat sebagai letnan jenderal TNI berbintang tiga.
2. Bantahan Panglima TNI
Foto Panglima Jenderal Hadi Tjahjanto mengacungkan dua Jari itu mulai tersebar di Twitter sejak 8 Oktober 2018, namun baru menjadi viral pada 11 Januari 2019. Sebelum itu, pada awal Januari 2019, beredar foto Panglima TNI dan Kapolri Tito Karnavian sama-sama mengacungkan jempol dan telunjuknya.
Panglima TNI Hadi Tjahjanto kemudian memberikan klarifikasinya kepada publik terkait gaya dua jari itu pada 13 Januari 2019. Dikutip dari Republikas, Panglima TNI mengatakan, bahwa kode dua jari itu tidak terkait dengan calon presiden.
Kode itu menandakan sinergitas dan solidaritas angkatan untuk mempersatukan, dan sudah digunakan oleh Hadi Tjahjanto sejak masih berpangkat Letnan Dua.
Simbol dua jari, kata Hadi, merupakan simbol atau kode yang digunakan oleh oleh Akabri lefting 87, angkatan 92 dan Alumni Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XX Lemhannas tahun 2015.
“Simbol yang digunakan oleh lefting 87, angkatan 92 serta Lemhannas XX itu adalah simbol untuk kebersamaan dan tidak ada maksud lain, karena foto tersebut diambil sebelum pasangan calon mengambil nomor urut,” katanya, dikutip Republika.
Kesimpulan:
Foto tersebut diambil saat Hadi Tjahjanto belum menjadi Panglima TNI, akan tetapi masih menjabat sebagai Kepala KSAU pada 2017. Sementara pengambilan nomor urut calon presiden terjadi pada 22 September 2018. Gaya dua jari itu adalah simbol untuk Akabri lefting 87, angkatan 92 dan Alumni Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XX Lemhannas tahun 2015. Dengan demikian informasi yang menyebutkan bahwa itu adalah salam dua jari yang terkait dengan capres nomor dua adalah keliru.
IKA NINGTYAS
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[salah] Salam Dua Jari Panglima TNI Terkait Pilpres
Panglima TNI mengatakan, bahwa kode dua jari itu tidak terkait dengan calon presiden. Kode itu menandakan sinergitas dan solidaritas angkatan untuk mempersatukan, dan sudah digunakan oleh Hadi Tjahjanto sejak masih berpangkat Letnan Dua.
[SALAH] “Panglima TNI salam dua jari biarkan cebong bunuh diri”
Puspen TNI: “Simbol yang digunakan oleh lefting 87, angkatan 92 serta Lemhannas XX itu adalah simbol untuk kebersamaan dan tidak ada maksud lain…”, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
[SALAH] “Salam (dua jari) dari MAHER ZAIN”
Foto yang dibagikan oleh SUMBER adalah foto tahun 2012, tidak ada hubungannya dengan premis yang berusaha dibangun mengenai dukungan ke paslon tertentu. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
[BENAR] KEPOLISIAN ANGKAT BICARA TERKAIT FOTO KOMPAK PENONTON YANG ACUNGKAN SALAM DUA JARI DI MILLENIAL ROAD SAFETY FESTIVAL
Postingan ini berisi klarifikasi dari pihak kepolisian, mengenai dengan munculnya sebuah foto yang diklaim sebagai acara Milenial Road Safety Festival.