[HOAKS] Azab Lelaki Yang Mengencingi Kitab Suci
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Beredar sebuah tangkapan layar di beberapa media sosial yang menampilkan seorang pria dengan penampilan yang mengerikan seperti monster. Pria tersebut diklaim telah mengencingi (maaf) Al Qur’an dan berubah menjadi makhluk aneh, dimana kejadian tersebut dikatakan terjadi di Ukraina. Terdapat banyak versi narasi penyebar tangkapan layar tersebut, dimana kebanyakan narasi yang dibuat menyatakan bahwa pria ini telah terkena azab.
Adapun isu ini adalah isu hoaks lama yang belakangan muncul kembali. Klaim bahwa pria tersebut berubah menjadi makhluk mengerikan setelah mengencingi kitab suci merupakan hoax dan tidak berhubungan sama sekali dengan gambar. Sosok mengerikan di foto ini adalah hasil karya pria bernama Joe Castro, seorang designer efek khusus yang seringkali membuat make-up berupa monster mengerikan. Foto tersebut merupakan foto saat Joe Castro memeriahkan acara West Hollywood Costume Carnival (malam helloween), di Santa Monica Boulevard, West Hollywood (Hollywood Barat), California, pada tanggal 31 Oktober 2007.
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[HOAX] “Orang ini telah meludahi al_Qur’an dan Mengencingi al_Qur’an”
Foto yang digunakan untuk bahan hoax adalah orang yang sedang mengenakan kostum.
(FRAMING) Pernyataan Afi Inayah Perihal Kitab Suci
Tangkapan layar pernyataan Afi Inayah tidak menyertakan keseluruhan komentarnya. Ada bagian yang terpotong sehingga memunculkan makna berbeda.
(HOAX) Tulisan Renungan Pagi Ahok
Tulisan tersebut bukanlah tulisan buatan Basuki Tjahaja Purnama. Tulisan itu pertama kali diunggah akun Facebook Kasih Tanpa Batas pada tanggal 7 November 2016.
angola resmi larang islam di negaranya
Detik.com: “KBRI Windhoek mengontak Kemlu Angola juga imam besar masjid di Angola. Konfirmasi didapatkan, tidak ada pembakaran dan pelarangan Islam.” (selengkapnya di poin (1) bagian REFERENSI).