[HOAKS] Bangkai Mobil Esemka yang Dijanjikan Pak Jokowi
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Beredar postingan di media sosial Facebook yang memposting bangkai mobil Esemka. Mobil yang sempat dipopulerkan Jokowi ketika menjadi wali kota Solo.
”Mobil Esemka yang dijanjikan Pak Kowi,” tulis akun Facebook Zhal Yaz (Fb.com/rizal.iswanto1). Tulisan itu diposting dengan disertai dua foto bangkai kendaraan di sebuah semak-semak.
Faktanya, berdasarkan penelusuran jawapos.com, terdapat jejak digital yang tersimpan di situs pencarian Yandex. Di sana muncul foto serupa yang diunggah sebuah blog. Bangkai mobil itu ternyata bukan Esemka, melainkan bangkai kendaraan di Desa Simacem di kaki Gunung Sinabung.
Bangkai mobil tua tersebut berhubungan dengan keganasan letusan Gunung Sinabung. Foto yang memperlihatkan setir mobil adalah milik Associated Press Images. Dijepret fotografer Binsar Bakkara pada 16 November 2015.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] “Mobil Terkait Letusan Gunung Sinabung Disebut Bangkai Esemka”
Foto bangkai mobil di semak – semak yang disebut Mobil Esemka oleh akun Facebook Zhal Yaz (@rizal.iswanto1) faktanya adalah foto bangkai mobil yang berhubungan dengan letusan Gunung Sinabung.
[HOAKS] iNews.id Jokowi: Waktu Saya Bilang Pengangguran Digaji dan Mobil Esemka Diproduksi Itu Saya Lagi Demam Jadi Wajar Saja Kalau Tidak Fokus
[DISINFORMASI] “Waspada #mobilcina merk #Geely ini mau di sulap jadi mobil #esemka”
Artikel Tempo bukan tentang “di sulap jadi mobil #esemka” seperti narasi post sumber tetapi tentang “Sekarang pabrik ini hanya dijadikan gudang tempat ratusan mobil cina dengan merek Geely.”, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
[SALAH] “ESEMKA MENELAN KORBAN !!!”
Direksi tvMu: redaksi tidak pernah menugaskan jurnalisnya untuk menginvestigasi persoalan mobil Esemka. Selain itu, Almarhum adalah marketing, bukan wartawan. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.