[HOAKS] Bumbu Masakan Mengandung Babi
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Belakangan beredar kabar tentang bumbu masakan yang mengandung babi. Informasi tersebut merupakan broadcast whatsapp lama yang kembali disebarluaskan oleh pengguna media sosial.
Labelnya pun meyakinkan, sebagaimana yang tertera dalam kalimat pembuka. ’’Kabar dari Pondok Wali Barokah, Burengan, Kediri, untuk intern,’’ isi pesan tersebut di pembukanya.
Pesan tersebut diklaim sebagai postingan Ketua Bidang Kerja Sama Internasional MUI Pusat KH Dr Muchyidin Junaidi.
Pembuat pesan menyebutkan delapan bumbu masakan dari berbagai brand yang diteliti beserta kesimpulan kandungannya. Seluruh merek bumbu masakan itu sangat populer di masyarakat. Antara lain, Masako, Royko (merek asli tertulis Royco), micin Sasa, micin Ajinomoto, bumbu Indomie goreng, saus tiram Saori, tepung bumbu Sasa, dan tepung bumbu Sajiku.
Muchyidin Junaidi saat dikonfirmasi mengatakan, berita itu tidak benar alias hoaks. Dia tidak pernah menyebarkan informasi tersebut. Namanya dicatut orang yang tidak bertanggung jawab.
Pria yang juga menjabat wakil ketua dewan pengawas LPPOM MUI Pusat itu menjelaskan, kabar bohong tersebut menyebar sejak dua tahun lalu.
’’Saya tidak tahu kenapa informasi itu menyebar lagi,’’ katanya.
Banyak pihak yang bertanya kepadanya. Dia pun sudah menjelaskan. Bahkan, lanjut Muchyidin, LPPOM MUI juga telah mengklarifikasi bahwa kabar itu bohong. Namun, tetap saja ada yang menyebarkannya.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →(HOAX): Produk-Produk Bumbu Penyedap Masakan Mengandung Babi
Sempat beredar isu terkait kehalalan produk penyedap masakan dan mie instan yang biasa dikonsumsi masyarakat. LPPOM MUI pun beri klarifikasi terkait hal ini. Di media sosial sempat beredar kabar bahwa beberapa produk makanan terkenal mengandung babi.
[SALAH] “MUI Mengeluarkan Daftar Bumbu dan Makanan yang Mengandung Babi”
Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Dr Najamudin Ramli menyatakan informasi beberapa produk yang dikatakan mengandung babi dengan mengatasnamakan Majelis Ulama Indonesia (MUI), tidak benar adanya atau hoaks.