[HOAKS] Hati-Hati Jajanan Yang Pake Cabe Bubuk, di Wilayah Surakarta Ada 600 Orang Yang Kena Difteri
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Beredar sebuah status pada media sosial Facebook yang mengabarkan bahwa terdapat 600 orang yang terkena wabah difteri, dimana 38 orang sudah meninggal. Kejadian difteri ini disebut kejadian luar biasa. Menanggapi hal ini disebutkan bahwa Dinkes Surakarta mengadakan imunisasi massal sampai dengan 24 Maret untuk usia 1 s/d 19 tahun. Status Facebook tersebut juga berisi himbauan yang melarang untuk mengonsumsi makanan yang menggunakan bumbu cabe bubuk seperti pada tahu bulat, otak-otak, dan lainnya. Hal tersebut dikarenakan bumbu cabe bubuk tersebut menjadi media penularan difteri akibat kencing tikus. Status tersebut juga menjelaskan mengenai penyebab difteri, penularan, dan gejala dari difteri.
Menanggapi isu ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta Siti Wahyuningsih seperti dikutip dari Kompas.com mengatakan bahwa pesan mengenai 600 orang terkena difteri tersebut tidak benar. Ning mengonfirmasi bahwa saat ini di wilayah Solo tidak ada kejadian difteri. Ning menambahkan bahwa pernah ada warga yang terkena penyakit difteri sekitar dua tahun lalu dan dirawat di rumah sakit, akan tetapi pasien tersebut bukan asli Solo. Ning juga menjelaskan bahwa kencing tikus menyebabkan penyakit difteri tidaklah benar karena kencing tikus menyebabkan penyakit leptospirosis. Saat ini sendiri, Dinas Kesehatan Kota Surakarta secara rutin mengadakan imunisasi difteri untuk masyarakat dimana tahun ini, imunisasi difteri sudah diberikan kepada semua bayi dan anak SD di Solo.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[DISINFORMASI] Difteri di Surakarta
Beredar informasi di media sosial facebook yang menyebutkan difteri sudah tersebar di kota Surakarta. Informasi yang tersebar difteri yang beredar melalui jajanan dengan menggunakan bumbu tabur (terutama yg mengandung cabe kering) seperti cilok, tahu crispy,…
[SALAH] “Tangsel Siaga 1 Pascabentrok Ormas”
Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander A Yurikho membantah informasi yang tersebar melalui pesan berantai Whatsapp yang menyebutkan situasi Tangsel Siaga 1 pascabentrok Ormas pada Selasa (11/9). “Itu hoax!” tegas AKP Alex, Rabu (12/9).