[HOAKS] Kejahatan Dengan Modus Anak Tersesat
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Belakangan ini masyarakat kembali diramaikan dengan informasi yang tersebar melalui pesan berantai di whatsapp yang berisi imbauan dari polri kepada masyarakat bahwasannya jika menemukan anak menangis dijalan dan menunjukkan sebuah alamat dan meminta agar diantarkan ke alamat tersebut maka janganlah diantar ke alamat tersebut melainkan antarlah ke kantor polisi, karena itu adalah modus baru penjahat untuk merampok, memperkosa dan menculik korban yang mengantarkan.
Setelah ditelusuri lebih lanjut faktanya adalah pesan berantai yang berisi imbauan dari polri adalah palsu. mereka tidak pernah mengeluarkan imbauan terkait modus baru penjahat untuk melakukan perampokan, pemerkosaan dan penculikan yang dimaksud. polri juga meminta terhadap masyarakat agar lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[KLARIFIKASI] Hati-Hati Jika Ketemu Anak Kecil Menangis di Jalan, Modus baru PENJAHAT untuk MERAMPOK, MEMPERKOSA & MENCULIK
Hoaks lama yang sebelumnya sudah diklarifikasi. Biro Multimedia Divisi Humas Mabes Polri menyatakan tidak pernah mengeluarkan imbauan terkait modus baru tersebut. Meski imbauan itu palsu, Anda tetap perlu waspada dengan berbagai modus baru kejahatan.
[HOAKS] Modus Kejahatan Tangisan Bayi
Beredar pesan berantai di media sosial yang memperingatkan bahwa ada pembunuh berantai menggunakan rekaman bayi yang menangis untuk memancing korban potensial keluar dari rumah mereka.
(EDUKASI) Modus Kejahatan Menguras Rekening Bank Melalui Penukaran SIM Card Ponsel
Modus kejahatan kian berkembang. Di era digital saat ini, ada modus kejahatan terbaru yaitu pembobolan rekening memanfaatkan nomor ponsel dengan cara mengganti kartu SIM asli ke operator penyedia layanan selular terkait.
[HOAX] “ini dia pelaku penculikan anak. yang nantinya anak itu di bunuh lalu mayatnya di jadikan tumbal jembatan.”
https://goo.gl/XEHc5Z, foto ke empat (PERINGATAN: FOTO TIDAK DISENSOR) menggunakan foto yang sudah beredar sebelumnya di Internet, salah satunya di https://goo.gl/iQ6BRh dengan deskripsi: “Pengorbanan manusia Pegiat Dokter untuk Hidup benar: sejak…