[HOAKS] Permen Jari Mengandung Narkoba
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Telah beredar pesan berantai di Whatsapp yang memberikan informasi mengenai produk Permen Jari yang dapat menyebabkan anak yang tertidur selama 2 hari setelah mengkonsumsi Permen Jari tersebut dan mengalami kecanduan karena terus meminta Permen Jari. Berdasarkan informasi di pesan berantai tersebut permen tersebut tersebar Sekolah-sekolah di daerah Ciledug, Tangerang.
Setelah ditelusuri, ditemukan fakta bahwa informasi tersebut adalah tidak benar. Hal tersebut dibantah oleh Kepala Bagian Humas BNN, Slamet Riyadi di dalam pernyataannya yang dilansir dari megapolitan.kompas.com, beliau mengatakan bahwa “BNN melakukan pengujian. Hasilnya bahwa tidak ditemukan kandungan narkotika pada permen jari yang dimaksud,”. Pihak perusahaan juga telah mendatangi puskesmas di Ciledug yang menurut informasi telah mendapat aduan oleh korban. Pihak puskesmas menyampaikan bahwa tidak pernah ada laporan seperti yang dimaksud.
Dari hasil temuan tersebut, maka dapat dipastikan bahwa informasi mengenai Permen Jari yang mengandung Narkoba tersebut adalah Hoaks.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →Penjelasan BPOM RI tentang Hasil Pemeriksaan Produk Permen Jari yang Diduga Mengandung Narkoba
Melanjutkan penjelasan Badan POM pada tanggal 12 Oktober 2016 terkait isu produk Permen Jari yang diduga mengandung narkoba, Badan POM memandang perlu memberikan penjelasan.
(HOAX)Permen Jari Rasa Narkoba
Pesan berantai anonim itu tidak hanya tersebar kepada masyarakat yang tinggal di daerah Kota Tangerang, Banten. Ada varian narasi lain yang menyebutkan bahwa permen tersebut telah tersebar di Ponorogo, Jawa Timur dan Depok, Jawa Barat.