[HOAKS] Pesan Gus Dur Sebelum Wafat Terkait Habib Rizieq
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Telah beredar postingan di media sosial yang menyajikan informasi mengenai pesan dari Presiden ke-4 RI, yaitu Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Dinarasikan bahwa ada pesan terakhir Gus Dur sebelum wafat kepada Habib Rizieq. Pesan tersebut berisi “Pesan Gus Dur sebelum wafat : “Saat ini habib rizieq berseberangan dengan saya, namun suatu saat nanti Nahdliyin akan berbondong-bondong mengangkat beliau menjadi pemimpin. Dan saat ini Dawuh Alm. GusDur sudah terbukti.”
Setelah ditelusuri, informasi dalam postingan tersebut tidak benar. Hal tersebut dibantah oleh putri pertama dari Alm. Gus Dur, Alissa Wahid. Allisa mengatakan dalam postingan di akun Twitter terverifikasi miliknya bahwa informasi tersebut tidak benar. Hal tersebut juga didukung oleh postingan dari akun Twitter terverifikasi Wahid Foundation yang menyebutkan bahwa Gus Dur tidak pernah menyampaikan pesan tersebut.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Pesan Gus Dur sebelum wafat terkait Habib Rizieq
Hoaks yang didaur ulang. Pada tahun 2017, melalui akun twitter terverifikasi miliknya, putri pertama Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid, Alissa Wahid membantah klaim yang menyatakan adanya pesan Gus Dur sebelum wafat terkait HRS tersebut.
[HOAKS] Surat Duta Besar Terkait Penangkapan Habib Rizieq Palsu
[KLARIFIKASI] Klarifikasi Kementerian Luar Negeri Terkait Isu Pelarangan Anak Habib Rizieq Masuk Yaman
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengklarifikasi isu adanya pelarangan anak Habieb Rizieq untuk masuk ke Yaman. Dilansir dari detik.com, viva.co.id, wartaekonomi.co.id, merdeka.com, dan okezone.com, Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Lalu Muhammad Iqbal…
[SALAH] Habib Rizieq Lumpuh Total
Hasil Periksa Fakta Novita Kusuma Wardhani (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta). Informasi tersebut salah. Faktanya informasi yang disampaikan dalam video berdurasi 10 menit 20 detik tersebut memuat tentang informasi yang bertentangan…