[HOAKS] Prabowo Sandi Unggul di Survei Asing
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Menjelang pilpres 2019 pada April mendatang, banyak informasi tidak benar tersebar luas di media sosial. Baru-baru ini beredar informasi terkait hasil survei asing yang memprediksi paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandi unggul di pilpres 2019. Dikatakan bahwa berdasarkan hasil survei lembaga survei asal Australia, Roy Morgan, Prabowo-Sandi menang Pilpres 2019 disegala lini, baik di perkotaan maupun pedesaan, pria maupun wanita, dan yang tua maupun muda. Secara nasional Prabowo unggul 57 % dari Jokowi (43 %).
Faktanya berdasarkan hasil survei yang dirilis Roy Morgan pada bulan Januari 2019, secara keseluruhan Jokowi memimpin dengan 58% suara berbanding 42% atas Prabowo. Elektabilitas Jokowi tersebut mengalami kenaikan 5% dari hasil Pilpres 2014 ketika beliau berpasangan dengan Jusuf Kalla.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[HOAKS] 23 April 2019; Prabowo-Sandi Unggul 60,2 %
[salah] usai pidato kebangsaan, hasil survei prabowo – sandi 67,8%
Direktur SMRC, Saiful Mujani menyatakan kabar yang disebarkan akun Facebook Dan Ahmad (@ahmadwildan.aii) yang mencatut nama lembaganya dengan keterangan hasil survei Prabowo – Sandi mendapatkan presentase tertinggi yakni 67,8% usai Pidato Kebangsaan, adalah…
[salah] pria bule yang hadir pada debat pilpres perdana ialah konsultan politik prabowo – sandi
Anggota Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi, Imelda Sari menyatakan, foto pria bule yang hadir saat debat Pilpres perdana bukanlah konsultan Prabowo – Sandi.
[BENAR] “Charta Politika Tidak Pernah Melakukan Survei Nasional dengan Simulasi Jokowi – KH. Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno”
Lembaga Riset dan Konsultan Politik Charta Politika membantah infografik yang mengambarkan hasil surveinya terhadap pasangan bakal Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres), Joko Widodo (Jokowi) – KH.