[HOAKS] Serangan Jantung Mendadak Dapat Diatasi dengan Menepuk Lengan Kiri
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Beredar video di berbagai sosial media tentang cara mengatasi serangan jantung mendadak. Dalam video tersebut seorang wanita dalam bahasa asing memeragakan bagaimana cara mengatasi ketika terkena serangan jantung mendadak yakni dengan menepuk-nepuk lengan sebelah kiri dan disertai keterangan “terjemahan video ini! ketika terkena serangan jantung mendadak maka tepuklah secara keras lengan sebelah kiri karena terdapat 3 titik yang berhubungan dengan jantung dan paru-paru karena hal itu dapat memperlancar peredaran darah”.
Setelah ditelusuri, informasi tersebut salah. Dilansir dari Detikhealth.com dr. Ayuthia Putri Sedyawan, BMedSc, SpJP, FIHA sebagai dokter ahli jantung RS Mayapada menjelaskan bahwa teknik menepuk-nepuk lengan tidak dikenal di dunia medis oleh karenanya tidak dianjurkan sebagai pertolongan pertama pada serangan jantung. Dari pada melakukan langkah-langkah tersebut dr. Ayu lebih menyarankan untuk sesegera mungkin membawa pasien kerumah sakit terdekat. Terkadang pasien terlambat mendapat pertolongan medis karena lebih memilih cara-cara yang belum teruji secara ilmiah termasuk dengan menepuk-nepuk lengan sebelah kiri, lanjut dr Ayu.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] TEPUK LENGAN UNTUK PERTOLONGAN PERTAMA PADA SERANGAN JANTUNG
: Di panggung wayang tiba2 kena serangan jantung. Pas tu ada sinseh tepok kedua tangannya 2 menit sembuh kembali Video ini memberi nasihat darurat bagi kawan2 yang ada bakat penyakit jantung, silahkan perhatikan & pelajari cara mengatasi serangan jantung yang…
[SALAH] “lengan kanan dekap lengan kiri”
Foto yang dibagikan oleh SUMBER adalah hasil suntingan (dibalik), foto asli adalah yang dipublikasi di tahun 2016. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.