[HOAKS] Share 79 Emoticon Baterai ke 4 Grup untuk Mengisi Penuh Baterai HP Anda
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Beredar pesan berantai di sosial media WhatsApp yang mengatakan bahwa dengan membagikan (share) 79 emoji atau emoticon beterai ke empat grup sosmed, beterai handphone akan penuh 100%.
Setelah ditelusuri adapun beterai handphone yang dapat cepat terisi penuh adalah jenis lithium-ion yang dikembangkan oleh Stanford University. Jika dibandingkan dengan jenis beterai lain (li pol), dinyatakan lithium-ion mempunyai spesifikasi yang lebih baik.
Jika dicermati lebih jauh, terdapat juga kejanggalan dari nama dan tempat pendidikan, bahwa penemu metode cara memenuhi beterai tersebut adalah Syazwina Syukrina Zurina yang merupakan pelajar universiti. Hasil penelusuran melalui mesin pencarian Google tidak ditemukan (tidak ada) berita yang kredibel dari nama yang dimaksud dan jika mengetikkan “pelajar universiti”, kita akan diarahkan pada pemberitaan berbahasa Malaysia.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[HOAX] Share 79 Emoticon Baterai ke 4 Grup untuk Mengisi Penuh Baterai HP Anda
Informasi yang tidak masuk akal dan bohong ini berhasil menggunggah rasa penasaran beberapa netizen. Terbukti ada beberapa diantaranya mencoba menyebarkan informasi tersebut.
[SALAH] Emoticon Baterai Pengisi Baterai Ponsel Ciptaan Mahasiswa Terbaik UI
Beredar pesan berantai melalui Whatsapp yang mengklaim bahwa dengan menyebarkan emoticon baterai ke empat grup maka baterai ponsel akan terisi penuh.
[HOAX] Pegawai PLN Meninggal Tersengat Listrik dari Telepon Genggam Miliknya Yang Sedang Mengisi Baterai
Dilansir dari suryamalang.com, “Kanitreskrim Polsek Kedungkandang, AKP Mansori memastikan Tomy meninggal dunia karena serangan jantung. “Bukan kesetrum atau karena tindak kekerasan,” ujar Mansori kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (6/1/2017).