✕HoaxIndonesian

[HOAKS] Vaksin Kanker Serviks Sebabkan Menopause Dini

Fact-check by KominfoPublished 1 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

What the fact-checkers found

Beredar informasi tidak benar terkait dampak dari vaksin kanker serviks yang menyebabkan menopause pada wanita. Sebenarnya ini merupakan isu lama yang sempat beredar pada pertengahan tahun 2016 lalu. Baru-baru ini isu yang sama diangkat kembali dan disebarluaskan lagi di sosial media dalam bentuk sebuah foto hasil tangkapan layar pesan berantai bahaya vaksin kanker serviks yang disebarluaskan pada tahun 2016 silam. Melalui hasil tangkapan layar tersebut, penyebar isu ini mencantumkan pula nama mantan Gubernur Jakarta Basuki, Tjahaja Purnama atau Ahok dan mempertanyakan apakah pemberian vaksin tersebut merupakan upaya untuk menekan populasi bangsa sendiri dengan mendatangkan warga China ke Indonesia.

Sejak awal mula beredar di sosial media, Kementerian Kesehatan angkat bicara dan menepis isu bahwa pemberian vaksin human papillomavirus (HPV) untuk mencegah kanker serviks (leher rahim) bisa menyebabkan menopause dini atau kemandulan. Kementerian Kesehatan juga menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan adanya hubungan kejadian menopause dini dengan penggunaan vaksin HPV. Justru menggunakan vaksin HPV dapat mencegah terjadinya kanker serviks.

Terkait upaya untuk mendatangkan China (warga China) ke Indonesia sebenarnya ini juga merupakan isu lama yang sering digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sebagai bahan propaganda politik ataupun juga sebagai bentuk intoleran kepada etnis tertentu (anti-Tionghoa).

Sources and references

Original source: kominfo.go.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →