[HOAKS] Wabah Penyakit Japanese Encephalitis (JE) di Bali
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Beberapa media di Australia memberitakan bahwa di Bali tengah terjadi Outbreak/wabah/Kejadian Luar Biasa (KLB) Japanese Encephalitis (JE). dalam berita tersebut dijelaskan bahwa Pihak berwenang di Bali memperingatkan tentang wabah penyakit langka dan mematikan itu. Penyakit ini dapat menyebar dari manusia ke manusia melalui gigitan nyamuk, dan kelelawar, babi, dan unggas. Pengunjung diperingatkan untuk tinggal di kamar-kamar ber-AC atau yang diputar, dan untuk menghindari daerah pedesaan yang lebih kotor.
Setelah ditelusuri lebih lanjut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara beliau mengatakan bahwa informasi ini tidak benar jika diberitakan terjadi lonjakan kasus atau bahkan outbreak JE di Bali. Sepanjang tahun 2018, hanya ditemukan 1 kasus JE pada bulan Januari tanpa kematian. selain itu pihak Dinas Kesehatan Provinsi Bali pun membantah kabar di Bali tengah terjadi outbreak JE. Dilansir dari jawapos.com, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya, menyatakan bahwa kabar terjadinya outbreak JE di Bali adalah tidak benar dan pihaknya sudah membuat pernyataan klarifikasi terkait isu tersebut.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[salah] terjadi outbreak/wabah/kejadian luar biasa (klb) japanese encephalitis di bali
Pemberitaan beberapa media asal Australia tentang telah terjadi wabah penyakit Japanese Encephalitis (JE) di Bali dibantah oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Kemenkes Bantah Ada Wabah Virus JE di Bali
JPP JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menyesalkan terjadinya kesalahan informasi tentang situasi penyakit japanese encephalitis (JE) di Indonesia khususnya Bali, sebagaimana diberitakan oleh beberapa media Australia.