(HOAX): BI Telah Edarkan Uang Pecahan Rp 200.000
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto duit pecahan Rp 200 ribu. Belum jelas dari mana asal-usulnya, namun duit tersebut seolah-olah digambarkan sudah muncul di masyarakat.
Uang tersebut berwarna ungu. Gambarnya seperti layaknya uang asli dengan lukisan dua orang joki yang sedang berkuda. Di pojok atas uang tersebut juga ada gambar kuda dan penunggangnya. Ditambah dengan tulisan ‘dua ratus ribu rupiah’. Benarkah uang tersebut?
Investigasi
detikcom menelusuri awal mula foto tersebut. Beberapa orang memajangnya di akun facebook. Semua pun bertanya-tanya, tak ada yang memastikan dari mana sumbernya.
Bank Indonesia merespons beredarnya foto tersebut dengan sebuah pernyataan tertulis. BI memastikan uang tersebut palsu. Belum ada pecahan Rp 200 ribu yang dikeluarkan dalam waktu dekat ini. Berikut penjelasan lengkapnya:
– Terkait informasi yang beredar di medsos mengenai uang pecahan Rp200.000, Bank Indonesia menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar.
– Saat ini, uang Rupiah pecahan terbesar adalah Rp.100.000.
– Untuk tiap uang pecahan baru yang dikeluarkan, Bank Indonesia akan mengeluarkan pernyataan resmi di media massa dan website www.bi.go.id
– Masyarakat dapat menemukan informasi tentang Rupiah, termasuk ciri keaslian Rupiah, di link https://www.bi.go.id/id/rupiah/default.aspx
– Apabila terdapat pertanyaan, masyarakat dapat menghubungi contact center Bank Indonesia di (021)131 atau bicara@bi.go.id, pada jam kerja.
Dari hasil penelusuran dan pernyataan BI, maka dipastikan pecahan Rp 200 ribu tersebut hoax.
Where it circulated
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[MISINFORMASI] Sepi Dari Pemberitaan, Tiga Biksu Asal China Ditangkap Karena Edarkan Uang Palsu
Penjelasan & Faktanya : Peristiwa ditangkapnya tiga biksu asal China oleh Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Bali, Jumat (5/8/16). Ketiga biksu ini dibekuk, karena menyebarkan uang palsu di Bali, dan menjadi pengemis di wilayah Kuta.
[HOAKS] Uang Pecahan Rp10.000 Tahun Emisi (TE) 2005 Sudah Tidak Berlaku
[HOAKS] Uang Pecahan 200 ribu Telah Beredar
Telah beredar postingan di Platform social media Facebook yang berisi Uang pecahan baru 200 ribu telah beredar serta menghebohkan masyarakat dan digambarkan seolah olah telah muncul dimasyarakat.
[SALAH] Uang Redenominasi Pecahan Rp100 Bergambar Jokowi
Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono menegaskan bahwa pihak BI hingga saat ini belum mengeluarkan uang pecahan redenominasi. Erwin juga menyatakan jika video uang pecahan Rp100 bergambar Jokowi hanyalah ulah orang iseng.