✕HoaxIndonesian

[HOAX] “Gunung Galunggung Tasikmalaya Meletus”

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 1 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

The claim

“Gunung Galunggung Meletus

Melontarkan batu batu yang cukup besar”.

Rated Hoax by TurnBackHoax (MAFINDO).

What the fact-checkers found

“Melansir dari detik.com, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan jika status gunung galunggung hingga saat ini dalam keadaan normal. Pihak PNPB juga menjelaskan jika benda-benda yang beterbangan di lereng gunung bukanlah akibat dari aktifitas gunung galunggung melainkan angin kencang dari awan kumulonimbus. Dan untuk hujan batu sendiri, itu tidak benar adanya melainkan hanya tambahan dari si pembuat hoax. Dihimbau untuk masyarakat tetap berhati-hati karena cuaca sedang tidak stabil dan adanya awan kumulonimbus.”

Gunung yang terakhir kali meletus pada tahun 1982 tersebut dikabarkan kembali meletus telah hari ini. Terdapat video dengan keterangan jika gunung Galunggung kembali meletus disertai dengan batu-batu kecil yang keluar dari dalam gunung.

Namun setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, diketahui jika berita tersebut adalah bohong melainkan HOAX. Melansir dari detik.com, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan jika status gunung galunggung hingga saat ini dalam keadaan normal.

Pihak PNPB juga menjelaskan jika benda-benda yang beterbangan di lereng gunung bukanlah akibat dari aktifitas gunung galunggung melainkan angin kencang dari awan kumulonimbus. Dan untuk hujan batu sendiri, itu tidak benar adanya melainkan hanya tambahan dari si pembuat hoax.

Dihimbau untuk masyarakat tetap berhati-hati karena cuaca sedang tidak stabil dan adanya awan kumulonimbus.

Where it circulated

Sources and references

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →