!MisleadingDisinformationIndonesian

Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menuding kondisi Indonesia memprihatinkan karena utang pemerintah mencapai USD 340 miliar.

Fact-check by CekFakta.comPublished 1 min read

Archived here with a link to the original.

The claim

Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo, pada acara silaturahmi Partai Berkarya di Graha Granadi, Jakarta Selatan, pada Senin, 19 Februari 2018. Pernyataan itu dimuat di sini. Menurut Tommy, salah satu hal yang memprihatinkan di era pemerintahan Jokowi adalah membengkaknya utang negara. “Keadaan bangsa negara kita sangat memprihatinkan, seperti utang negara yang sudah sampai USD 340 miliar. Kalau ditanya kepada Presiden atau Menteri Keuangan kapan itu akan lunas, tidak ada yang tahu mengenai itu,” katanya.

Rated Misleading by CekFakta.com.

What the fact-checkers found

Penelusuran redaksi membuktikan bahwa klaim Tommy Soeharto tidak sepenuhnya benar. Data terbuka pemerintah dan berbagai pemberitaan memastikan jumlah utang Indonesia di era Presiden Joko Widodo memang naik dibandingkan era Presiden Soeharto.

Pada 16 Januari 2018 lalu, Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri Indonesia pada akhir November 2017 mencapai US$ 347,3 miliar. Jumlah utang terhitung naik sebesar 9,1 persen secara tahunan (year on year). Namun Bank Indonesia memandang perkembangan utang luar negeri pada triwulan IV/2017 masih terkendali. Rasio utang Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir triwulan IV/2017 tercatat stabil di kisaran 34 persen. Selain itu, rasio utang jangka pendek terhadap total utang juga relatif stabil di kisaran 13 persen. “Kedua rasio ULN tersebut masih lebih baik dibandingkan dengan beberapa negara peers,” demikian rilis bank sentral.

Where it circulated

tempo.co

Sources and references

Original source: cekfakta.comOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message