Klarifikasi Ditjen Bea Cukai terkait Penipuan yang Mengatasnamakan Bea Cukai
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan melalui akun Twitter resminya @beacukaiRI memberikan klarifikasi terkait penipuan untuk kepentingan pribadi yang dilakukan oleh satu akun Facebook yang mengaku sebagai pegawai Bea Cukai.
Dalam dua tweet tersebut Ditjen Bea Cukai menegaskan bahwa jika ada yang mengaku sebagai pegawai Bea Cukai dan meminta sejumlah uang, melakukan penjualan barang lelang maupun elektronik yang tidak jelas, serta hal mencurigakan lainnya, dipastikan hal itu adalah BOHONG atau tidak benar.
Ditjen Bea Cukai juga menghimbau jika menemukan hal-hal mencurigakan seperti di atas untuk melaporkan langsung ke akun Twitter resmi @BeaCukaiRI dan akun call centre resmi @BravoBeaCukai, serta dapat juga melalui nomor 1500225.
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[KLARIFIKASI] Ditjen Bea Cukai Angkat Bicara Terkait Munculnya Informasi Tawaran Hadiah Pulsa Bagi Masyarakat Yang Beri Info Jasa Titip Barang Bermerek
Beredar informasi mengenai Bea Cukai akan memberikan hadiah berupa pulsa kepada masyarakat yang bisa memberikan informasi seputar pihak yang menawarkan jasa titip barang bermerek.
[SALAH] Lelang Mobil Mengatasnamakan Ditjen Bea dan Cukai
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Nufransa Wira Sakti menegaskan pesan tersebut adalah hoaks. “Informasi tersebut palsu. Tidak benar,” ujar Nufransa.
[HOAKS] Pesan Bermodus Lelang Mengatasnamakan Ditjen Bea dan Cukai
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. KOMPAS.com – Di media sosial Twitter beredar pesan yang menginformasikan adanya acara lelang untuk pihak internal Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.