[KLARIFIKASI] Klarifikasi Video TKA China Mengukur Tanah
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
Sebuah video yang memperlihatkan seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok (China) tengah mengukur tanah di Jatimulya, Bekasi menjadi viral beberapa hari yang lalu. Video yang telah dibagikan sebanyak 26 ribu kali itu disertai narasi yang menyebutkan bahwa WNA China itu datang tiba-tiba dan langsung mengukur tanah di daerah tersebut. Atas viralnya video itu, pihak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan klarifikasi. Dilansir dari antaranews.com, okezone.com, wartaekonomi.co.id, viva.co.id, kontan.co.id, detik.com, dan elshinta.com, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri menegaskan, WNA asal China itu merupakan tenaga kerja asing (TKA) yang berstatus sebagai tenaga ahli dari perusahaan Sinohydro Co. Ltd (SINOHYDRO), vendor atau kontraktor pelaksana proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, dan memiliki izin yang legal. “Kalau dilihat dari jabatan mereka, TKA itu seluruhnya profesional dan sesuai izin Kemenaker. Dari sisi keberadaan dan jabatan tidak ada masalah sesuai aturan,” kata Menaker.
Where it circulated
facebook.com
Sources and references
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- 6
- 7
- 8
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[BENAR] Klarifikasi Video TKA China Mengukur Tanah
Sebuah video yang memperlihatkan seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok (China) tengah mengukur tanah di Jatimulya, Bekasi menjadi viral beberapa hari yang lalu.
[DISINFORMASI] RRC Miliki Tanah Hasil Tukar Menukar Aset antara TNI dengan PT Kereta Cepat Indonesia China
Beredar di media sosial sebuah foto dari acara Penandatanganan Perjanjian Antara Kodam III Siliwangi dengan PT. Kereta Cepat Indonesia China (PT KCIC) tentang pelaksanaan tukar menukar aset negara yang terdampak jalur kereta cepat Jakarta-Bandung.
[SALAH] Video "Sudah Lockdown, Sikafir China Terus Masuk Ke Indonesia"
Video tahun 2018. Tidak terkait adanya kebijakan Lockdown maupun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indonesia. Selengkapnya dibagian penjelasan dan referensi. [KATEGORI] Konten yang Menyesatkan