[Klarifikasi] KTP-el yang Ditemukan di Bogor
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Berdasarkan pemberitaan di
https://m.detik.com/news/berita/d-4040173/2-kardus-e-ktp-beralamat-sumatera-s…
Bapak Ibu dan rekan2 semua terkait tentang KTP-el yg ditemukan jatuh di Jl. Raya Salabenda Semplak, Kab. Bogor kami sampaikan klarifikasi sbb:
1. Pak sesditjen Dukcapil I gede Suratha sudah melakukan Pengecekan di lapangan dengan jajaran Polsek Kemang dan Polres Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa KTP-el yg tercecer tersebut adakah KTP-el rusak/invalid dan diangkut dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu ke Gudang Kemendagri di Semplak Bogor.
2. Semua KTP-el yg jatuh dari mobil pengangkut sdh diamankan bersama masyarakat dan dikembalikan ke mobil pengangkut unt selanjutnya dibawa ke Gudang Penyimpanan di Semplak, disaksikan oleh petugas kemendagri yg ditugaskan melaksanaksn pemindahan barang dari Pasar Minggu ke Semplak.
3. KTP-el rusak/invalid yg dibawa ke Semplak sebanyak 1 dus dan 1/4 (seperempat) karung (bukan ber karung karung). Jumlahnya kepingnya tidak dihitung karena merupakan gabungan dari sisa2 pengiriman sebelumnya.
4. Saat ini permasalahan ditangani Polres Kab Bogor dan rencananya pagi ini beberapa staf yg mengawal barang tsb dan Sopir akan diminta keterangan.
5. Untuk itu saya mohon bantuan Bapak Ibu dan rekan2 bila ada link berita atau foto2, status di medsos berkenan menyampaikan klarifikasi saya ini agar masyarakat luas mendapatkan penjelasan yang resmi dan yang sebenarnya.
Terima kasih.
Salam takzim
Dirjen Dukcapil
Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh SH MH
Berikut klarifikasi lengkap
Kasus Kardus KTP el yang Jatuh Telah Ditangani Polisi
Minggu, 27 Mei 2018 14:01:34 | Berita Kemendagri | (7 view)
Istimewa
JAKARTA – Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arief Fakrulloh mengungkapkan, bahwa kasus dus berisi KTP el yang ditemukan jatuh di Jalan Raya Salabenda Semplak, Kabupaten Bogor, telah ditangani aparat kepolisian. Dirinya juga telah memerintahkan Sesditjen I Gede Suratha melakukan pengecekan di lapangan.
“Sudah dilakukan pengecekan dengan jajaran Polsek Kemang dan Polres Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa KTP-el yang tercecer tersebut adalah KTP-el rusak atau invalid dan diangkut dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu ke Gudang Kemendagri di Semplak Bogor,” kata Zudan, di Jakarta, Minggu, (27/5).
Zudan menambahkan semua KTP-el yang jatuh dari mobil pengangkut sudah diamankan bersama masyarakat. Bahkan kardus berisi KTP el telah dikembalikan ke mobil pengangkut untuk selanjutnya dibawa ke Gudang Penyimpanan di Semplak. ” Sudah dikembalikan disaksikan oleh petugas kememdagri yang ditugaskan melaksanaksn pemindahan barang dari Pasar Minggu ke Semplak,” katanya.
Menurut Zudan, KTP-el rusak atau invalid yang dibawa ke Semplak sebanyak 1 dus dan 1/4 atau seperempat karung. Jadi bukan ber karung karung. Jumlahnya kepingnya tidak dihitung karena merupakan gabungan dari sisa-sisa pengiriman sebelumnya. Saat ini permasalahan ditangani Polres Bogor. Rencananya beberapa staf yang mengawal barang tersebut dan Sopir akan diminta keterangan.
“Terkait berita-berita di medsos atau link seperti diatas, mohon bantuan bapak atau ibu eselon 1 dan eselon 2 berkenan menyampaikan klarifikasi resmi ini agar masyarakat mendapatkan penjelasan resmi ini sesuai yang sebenarnya terjadi,” kata Zudan.
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[KLARIFIKASI] Polisi: Info Penculikan Anak di Bogor Hoaks, Anak Ini Pergi dari Rumah untuk Cari Ketenangan di Apartemen
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, kabar penculikan anak di Bogor tidak benar alias hoaks. Argo menjelaskan, RAH ditemukan di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan pada 7 November lalu.
[BENAR] KEPOLISIAN TEPIS ISU PENYERANGAN OLEH WARGA RUMPIN BOGOR
Beredar luas di media sosial mengenai aksi balas dendam yang dilakukan oleh warga Rumpin Bogor. Beberapa saat setelah video tersebut viral, pihak kepolisian pun akhirnya memberikan klarifikasi. Selengkapnya terdapat di penjelasan1
[SALAH] “Masih Mau Bilang Serbuan Aseng China Komunis Adalah Hoax?”
KTP yang tercecer di Bogor tersebut adalah KTP rusak/invalid yang sedang dalam proses pengangkutan, insiden sudah direspon oleh yang berkaitan dan proses investigasi sedang berlangsung. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
[KLARIFIKASI] PT KCI Mengklarifikasi Kabar Tiket Kertas Gratis di Stasiun Bogor Pada Senin 23 Juli 2018
Sempat muncul kabar di media sosial yang menyatakan bahwa tiket kereta rel listrik (KRL) komuter di Stasiun Bogor digratiskan lantaran terjadi kericuhan.