✓CredibleClarificationIndonesian

[KLARIFIKASI] Muncul Pesan #gejayancarirecehan Atasnamakan BEM UGM, Presiden BEM-KM UGM Angkat Bicara

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 2 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

The claim

Presiden BEM-KM UGM, M Atiatul Muqtadir : “Saya secara resmi menyatakan BEM-KM UGM tidak pernah memberikan informasi melalui SMS. Ini bukan kali pertama. Beberapa minggu lalu muncul pula SMS atas nama BEM-KM UGM yang kemudian mengajak untuk mendukung RUU KPK. Padahal jelas sikap kami adalah menolak RUU KPK,”.

Rated Credible by TurnBackHoax (MAFINDO).

What the fact-checkers found

Pesan singkat mengatasnamakan BEM UGM muncul seiring dengan berjalannya aksi #GejayanMemangggil2. Dalam pesan yang beredar, disebutkan bahwa coordinator #GejayanMemanggil, Riko Tude menerima sejumlah uang dari Senayan dengan tujuan menggerakkan massa. Menanggapi pesan berantai tersebut, pihak terkait pun akhirnya angkat bicara. Yakni Presiden BEM-KM UGM, M Atiatul Muqtadir. Dalam klarifikasinya, ditegaskan bahwa pesan tersebut bukan berasal dari BEM-KM UGM.

Sebuah pesan pendek mengatasnamakan BEM-KM UGM beredar pasca terjadinya aksi #GejayanMemanggil2. Dalam pesan tersebut, disebutkan mengenai coordinator #GejayanMenanggil, Riko Tude menerima sejumlah uang dari Senayan untuk menggerakkan massa. Berikut bunyi pesan tersebut:

“Thanks to Mas Riko Tude, yang sudah menaikkan level kita menjadi ajang #gejayancarirecehan. Monggo diambil panggungnya Mas. Kalo sudah ditransfer dari Senayan, bagi-bagi ke kita yaaa. #gejayancarirecehan,”.

Beredarnya informasi tersebut sontak membuat Presiden BEM-KM UGM, M Atiatul Muqtadir angkat bicara. Dalam klarifikasinya, pria yang akrab disapa Fatur itu menjelaskan bahwa pesan tersebut disebar oleh oknum tidak bertanggung jawab atau pihak-pihak yang ingin menggembosi #GejayanMemanggil.

Melansir dari detik.com dalam klarifikasinya, Fatur juga menegaskan bahwa BEM-KM UGM tidak pernah memberikan informasi melalui SMS. Dan menurutnya ini bukan pertama kali, terdapat pihak yang juga sebelumnya melakukan hal serupa mengatasnamakan BEM-KM UGM.

“Saya secara resmi menyatakan BEM-KM UGM tidak pernah memberikan informasi melalui SMS. Ini bukan kali pertama. Beberapa minggu lalu muncul pula SMS atas nama BEM-KM UGM yang kemudian mengajak untuk mendukung RUU KPK. Padahal jelas sikap kami adalah menolak RUU KPK,” pungkas Fatur.

“Jadi SMS yang beredar hari ini atau pun yang kemarin atas nama BEM-KM UGM itu tidak merupakan informasi yang benar, itu adalah kabar bohong yang sengaja disebarkan untuk menggembosi Gerakan mahasiswa,” lanjut Fatur.

Where it circulated

MEDIA DARING

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message