[KLARIFIKASI] Pemkot Jambi Bantah Liburkan Siswa dari Kegiatan Belajar di Sekolah pada 17 September 2019
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
The claim
“Stop Menyebarkan Berita HOAX…!!!
.
.
Telah beredar pesan berantai melalui aplikasi Whatsapp dsb, yang berisi Siaran Pers Pemkot Jambi (terlampir pada gambar), yang berisikan informasi kepada masyarakat, bahwa besok pada tanggal 17 September 2019, Wali Kota Jambi meliburkan siswa dari kegiatan belajar di sekolah, akibat dampak bencana kabut asap di Kota Jambi.
.
.
Dapat kami informasikan bahwa berita tersebut adalah TIDAK BENAR (HOAX)..
.
Pesan tsb menduplikasi siaran pers Pemkot Jambi pada tanggal 09 September lalu. Pemkot Jambi akan segera menginformasikan pesan penting/update informasi penting kepada masyatakat, melalui media informasi yang benar dan dapat dipercaya.
.
.
Kami himbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai informasi tsb dan stop menyebarluaskan/mentransmisikan ulang pesan tsb, karena akan melanggar Undang-undang yang berlaku.
.
.
Stop HOAX, saring sebelum sharing, dimulai dari diri kita sendiri dan dimulai dari saat ini.
Terima kasih….
.
.
|HUMAS KOTA JAMBI|,” unggah akun Instagram @humaskotajambi, Senin (16/9).
What the fact-checkers found
Humas Pemkot Jambi membantah kabar yang mengatakan pihaknya meliburkan kegiatan belajar siswa di sekolah pada Senin (17/9) dikarenakan dampak kabut asap di kota Jambi.
“Dapat kami informasikan bahwa berita tersebut adalah TIDAK BENAR (HOAX)…Pesan tsb menduplikasi siaran pers Pemkot Jambi pada tanggal 09 September lalu. Pemkot Jambi akan segera menginformasikan pesan penting/update informasi penting kepada masyatakat, melalui media informasi yang benar dan dapat dipercaya,” unggah akun Instagram @humaskotajambi, Senin (17/9).
Tersebar kabar melalui media sosial Whatsapp yang mengatasnamakan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi. Isi kabar tersebut intinya berisi bahwa pada tanggal 17 September 2019, Wali Kota Jambi meliburkan siswa dari kegiatan belajar di sekolah, akibat dampak bencana kabut asap di Kota Jambi.
Menanggapi hal tersebut, Pemkot Jambi memberikan klarifikasinya. Kabar yang mengatakan Pemkot Jambi meliburkan kegiatan belajar siswa di sekolah pada Selasa (17/9) adalah tidak benar adanya.
Berikut klarifikasi lengkap yang diberikan Pemkot Jambi melalui akun Instagram @humaspemkotjambi.
“Stop Menyebarkan Berita HOAX…!!!
.
.
Telah beredar pesan berantai melalui aplikasi Whatsapp dsb, yang berisi Siaran Pers Pemkot Jambi (terlampir pada gambar), yang berisikan informasi kepada masyarakat, bahwa besok pada tanggal 17 September 2019, Wali Kota Jambi meliburkan siswa dari kegiatan belajar di sekolah, akibat dampak bencana kabut asap di Kota Jambi.
.
.
Dapat kami informasikan bahwa berita tersebut adalah TIDAK BENAR (HOAX)..
.
Pesan tsb menduplikasi siaran pers Pemkot Jambi pada tanggal 09 September lalu. Pemkot Jambi akan segera menginformasikan pesan penting/update informasi penting kepada masyatakat, melalui media informasi yang benar dan dapat dipercaya.
.
.
Kami himbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai informasi tsb dan stop menyebarluaskan/mentransmisikan ulang pesan tsb, karena akan melanggar Undang-undang yang berlaku.
.
.
Stop HOAX, saring sebelum sharing, dimulai dari diri kita sendiri dan dimulai dari saat ini.
Terima kasih….
.
.
|HUMAS KOTA JAMBI|,” unggah akun Instagram @humaskotajambi, Senin (16/9).
Klarifikasi yang diberikan oleh @humaspemkotjambi ini pun dimuat di media daring diantaranya aksesjambi.com dan metrojambi.com.
Where it circulated
Media Sosial Indtagram dan Media Daring
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar message