[KLARIFIKASI] Polri bantah informasi gambar meme yang sudutkan Komjen Arief
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
Beredar meme 'Skandal Buku Merah, Arief Sulistyanto dan Barisan Iblis'. Selain Arief, di gambar itu terdapat Bambang Widjojanto, Haris Azhar, Ali Maftuh dan Muhammad Adam Firdaus. Gambar itu menyebutkan, Arief Sulistyanto selaku Perwira Tinggi Polri menggelontorkan Rp3 miliar untuk mengeksekusi skandal Buku Merah dan sebagian uang itu dinikmati oleh nama-nama tersebut. Seolah ada 'Perang Jenderal' dalam kasus Buku Merah.
Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan bahwa informasi yang dibeberkan dalam sejumlah gambar meme di media sosial yang menyudutkan Kepala Lemdiklat Polri Komjen Pol Arief Sulityanto, tidak benar. "Tidak benar sama sekali," kata Kombes Asep di Mabes Polri, Jakarta, Jumat. Ia pun menegaskan bahwa Polri tetap solid di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.
Hal ini sekaligus membantah opini yang berkembang seolah ada 'perang bintang' di institusi Polri. "Yang jelas Polri solid di bawah kepemimpinan Jenderal Tito," katanya. Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan, masyarakat perlu waspada dengan informasi dan meme seperti itu. "Hati-hati akun yang mem-framing personal seperti itu. Ada sanksi pidananya, akan didalami oleh Tim Siber," kata dia ketika dihubungi Tirto, Kamis (8/8/2019).
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[BENAR] Klarifikasi Polri dan KPK Terkait Kabar “Kabareskrim Bongkar Rekening Gendut Ketua KPK”
Polri dan KPK membantah artikel yang berjudul “Kabareskrim Bongkar Rekening Gendut Ketua KPK” yang ditayangkan situs agusrahardjo.com dan disebarkan melalui akun media sosial Twitter @amparokmi serta pesan berantai whatsapp.
[KLARIFIKASI] KPK Bantah Berita Palsu Diduga Sudutkan Novel Baswedan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya memberikan penjelasan atau mengklarifikasi terkait adanya informasi palsu atau tuduhan yang dialamatkan kepada Novel Baswedan. Setidaknya, ada 3 hoaks yang diklarifikasi KPK.