(MISINFORMASI): Penerapan Sistem Ganjil Genap di Tol Cikampek
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Beredar infromasi yang menyebutkan bahwa aturan plat kendaraan ganjil genap akan diberlakukan mulai tanggal 22 agustus mendatang di ruas tol Cikampek. seperti pada screenshoot dari salah satu media daring berikut ini :
(PENJELASAN):
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono pada pemberitaan ini http://megapolitan.kompas.com/…/ganjil-genap-di-tol-jakarta… menjelaskan rencana membatasi kendaraan berdasarkan pelat nomor ganjil-genap di Tol Jakarta-Cikampek akan diuji coba pada Selasa (22/8/2017). Uji coba sistem tersebut hanya dilakukan pada pagi hari.
“Kami terapkan (ganjil-genap) pagi dulu, yang sore belum. Akan dimulai pada pagi hari, di jam-jam sibuk pada pukul 06.00 hingga 09.00,” kata Bambang, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (16/8/2017).
Namun setelah terjadi perdebatan di kalangan stakeholder dan pengguna Tol Cikampek, Bambang menegaskan ini masih dalam kajian atau wacana.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Penerapan Ganjil Genap Motor Pada 18-31 Juli
Informasi penerapan ganjil genap untuk motor yang beredar tidak benar. Bila membaca informasi yang beredar itu dengan seksama ada kejanggalan pada tanggal dan tahun isu penerapan permanennya, yakni 1 Agustus 2018.
[salah] peraturan ganjil genap berlaku untuk sepeda motor per tanggal 1 agustus 2018
Pesan berantai mengenai sepeda motor akan dikenai aturan ganjil-genap merupakan informasi yang tidak benar. Dilansir dari jawapos.com, Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Nuhandono menegaskan, berita yang tersebar terkait sepeda motor harus…
[HOAKS] Pesan Berantai Penerapan Ganjil Genap untuk Motor di DKI
pemkot depok akan terapkan kebijakan jalan berbayar di ruas jalan margonda
Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Shomad, membantah informasi yang beredar dan menyebutkan bahwa dalam waktu dekat ini kebijakan jalan berbayar akan diterapkan di ruas Jalan Margonda, Depok. “Isu dan informasi itu tidak berdasar, jadi hoaks.