Penjelasan BPOM RI tentang Aksi Penipuan Dengan Mengatasnamakan Kepala Pusat Penyidikan Obat dan Makanan
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Akhir-akhir ini marak aksi penipuan yang dilakukan oleh seseorang yang mengaku-ngaku sebagai Kepala Pusat Penyidikan Obat dan Makanan Badan POM; Hendri Siswadi, dengan cara menghubungi pelaku usaha di bidang Obat dan Makanan agar mentransfer sejumlah uang melalui beberapa rekening. Untuk itu Pusat Penyidikan Obat dan Makanan Badan POM RI memandang perlu menyampaikan hal-hal, salah satunya bahwa Kepala Pusat Penyidikan Obat dan Makanan Badan POM tidak pernah menghubungi pelaku usaha untuk meminta transfer sejumlah uang dengan alasan apapun.
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →Penjelasan BPOM RI tentang Penipuan HUT Badan POM ke-14 yang Mengatasnamakan Pejabat Badan POM
Sehubungan informasi dari beberapa perusahaan yang menerima surat dengan mengatasnamakan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, dimana perusahaan diminta untuk berpartisipasi memberikan ucapan selamat melalui iklan kemitraan sekaligus sebagai media promosi…
Penjelasan BPOM RI tentang Penipuan yang Mengatasnamakan Pejabat Badan POM
Sehubungan informasi dari beberapa perusahaan yang menerima surat dengan mengatasnamakan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan yang diwakili Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapetik dan NAPZA, dimana perusahaan diminta untuk berpartisipasi memberikan ucapan…
Penjelasan BPOM RI tentang Penipuan Yang Mengatasnamakan Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik Dan Produk Komplemen BPOM
Kepada semua pihak yang mendapatkan surat tersebut, kami tegaskan kembali bahwa “BADAN POM TIDAK MENGADAKAN ACARA TERSEBUT DI ATAS DAN TIDAK BEKERJASAMA DENGAN CV.
Penjelasan BPOM RI tentang Penipuan yang Mengatasnamakan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya
Dengan hormat disampaikan sehubungan dengan kembali maraknya praktik penipuan yang mengatasnamakan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan.