Penjelasan BPOM RI tentang Produk Obat Parasetamol yang Mengandung Virus Berbahaya
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
“PERINGATAN:Hati-hati untuk tidak mengambil Paracetamol yang datang ditulis P/500. Ini adalah Paracetamol baru, sangat putih dan mengkilap. Menurut dokter terbukti mengandung “Machupo” virus, dianggap salah satu virus yang paling berbahaya di dunia dan dengan tingkat kematian yang tinggi. Silakan berbagi pesan ini, untuk semua orang dan keluarga dan menyelamatkan hidup dari mereka”.
ISU tersebut adalah HOAKS.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) melakukan evaluasi terhadap keamanan, khasiat, mutu, dan penandaan/label produk obat sebelum diedarkan ( pre-market evaluation ) dan secara rutin melakukan pengawasan terhadap sarana produksi dan distribusi, serta produk yang beredar di wilayah Indonesia ( post-market control ).
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[BENAR] “Parasetamol Tidak Mengandung Virus Machupo”
Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) DKI Jakarta, Dewi Prawitasari membantah isu lama yang meresahkan masyarakat terkait Parasetamol P-500 mengandung virus Machupo. “Tidak benar itu. Itu isu lama.
[HOAX] PARACETAMOL MENGANDUNG VIRUS MACHUPO
Klarifikasi resmi dari Badan POM RI : Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) melakukan evaluasi terhadap keamanan, khasiat, mutu, dan penandaan/label produk obat sebelum diedarkan (pre-market evaluation) dan secara rutin melakukan pengawasan terhadap…
[BENAR] “PT AHEB Nyatakan Torpedo Tak Mengandung Zat Benzo yang Sebabkan 56 Pelajar SMP 18 Pekanbaru Menyayat Tangannya”
PT AHEB, Kepala Sekolah dan pelajar SMP 18 Pekanbaru membantah jika aksi nekat menyayat tangan yang dilakukan oleh 56 pelajar tersebut dikarenakan pengaruh zat Benzo yang terkandung dalam minuman Torpedo.
HOAX: Parasetamol Mengandung Virus
Beredar di grup WhatsApp berita hoax dengan kata-kata seperti berikut: ‘PERINGATAN URGENT! Hati-hati untuk tidak menggunakan parasetamol yang datang ditulis P / 500.