Polri: Pelaku Terorisme Gereja di Surabaya Masih Hidup adalah Hoax!
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Polri melalui Kepolisian Daerah Jawa Timur secara resmi menegaskan bahwa konten yang beredar viral di Media Sosial tentang Dita Oepriarto yang menrupakan pelaku teroris pengeboman gereja di Surabaya masih hidup adalah tidak benar / hoax.
Jangan Mudah Terpancing Info Teror di Medsos!.
Polri mengimbau agar masyarakat tidak menyebarkan berita yang belum teruji kebenaran dan akurasinya. Masyarakat wajib waspada terhadap berita yang dikirim oleh sumber yang tidak jelas.#stophoax
Be Smart Netizen Ya Mitra Humas
Informasi selengkapnya: https://twitter.com/DivHumas_Polri/status/996416763582545921
https://news.detik.com/jawatimur/4021126/viral-bomber-gereja-di-surabaya-masi…
https://www.viva.co.id/berita/nasional/1035866-terduga-pelaku-bom-sidoarjo-ma…
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →(SALAH): Viral Foto Bomber Gereja di Surabaya Masih Hidup
Debunk ini berisi informasi yang menyebutkan bahwa pelaku bom bunuh diri di gereja di Surabaya atas nama Dita Oepriarto masih hidup. Dalam unggahan di media sosial yang viral tersebut, terlihat foto seorang pria disandingkan dengan foto Dita.
POLRI: Video Serangan Bom di Gereja Duren Sawit Hoax
Polri secara resmi menegaskan bahwa banyak beredar isu hoax tentang Terorisme di Media Sosial. – BOM di Gereja Paroki, Duren Sawit = HOAX! – BOM di Bandara A.
Kominfo Hapus 1.200-an Konten terkait Terorisme Setelah Bom Surabaya
Sejak peristiwa bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengklaim telah menghapus lebih dari 1.200 konten dan akun media sosial. Staf Ahli Menkominfo, Donny BU memperkirakan jumlah ini akan terus meningkat.
[salah] densus 88 mengamankan terduga teroris di bali
Kabar yang menyebutkan telah terjadi penangkapan terduga teroris oleh tim Densus 88 di Bali adalah keliru. Dilansir dari merdeka.com, dan kumparan.com, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose menegaskan bahwa penangkapan yang terjadi di Jl Gandapura lll…