[salah] adanya teroris di minut sulawesi utara
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
The claim
Info di Desa Klabat terkini terjadi kekacauan.
Kepada seluruh Ormas adat Minahasa dan Tou Minahasa di harapkan kehadirannya sekarang juga di Desa klabat terkini kedatangan orang orang tanpa identitas (ktp) dan tanpa surat jalan dari dorang pe asal dan ketika di tanya oleh kuntua cuma ja tatawa akang,dorang yang ingin membuat keonaran di tana Minahasa.
I Yayat U Santi
What the fact-checkers found
Kapolres Minahasa Utara AKBP Alfaris Pattiwael, Rabu (30/1/2019) mengatakan, terkait kabar teroris di Desa Klabat, Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa merupakan hoaks.
Beredar di media sosial yang berisi informasi adanya sekelompok orang yang diduga adalah teroris di di Desa Klabat, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut).
Dikabarkan, sekelompok orang yang diduga teroris itu mengunjungi masjid sambil berjalan kaki.
Menanggapi informasi itu, Kapolres Minahasa Utara AKBP Alfaris Pattiwael, Rabu (30/01/2019) menegasakan, jika informasi itu adalah informasi bohong atau hoaks.
Beredarnya isu teroris, dijelaskan Alfaris hanya kesalahan pemahaman biasa.
Isu teroris hanya disebarkan oknum-oknum provokator yang ingin memecah belah kerukukan warga Bumi Nyiur Melambai Sulut ini.
“Padahal di Desa Klabat ini aman-aman saja. Dari kemarin saya dan Pak Dandim melaksanakan pengamanan, melaksanakan semua rangkaian preventif, intelegen untuk memastikan bahwa suasana di sini tidak ada masalah apa-apa,” katanya
Kapolsek pun mengajak masyarakat agar bijaksana dalam menggunakan media sosial.
“Biasakan informasi yang kita terima disaring dulu baru sharing. Karena kebiasaan menyebarkan hoaks akan menjadi bom waktu dan membuat masyarakat susah. Apalagi penyebar hoaks bisa terjerat Undang Undang ITE,” ujarnya.
Where it circulated
Media Sosial Facebook
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar message