✕HoaxIndonesian

[SALAH] Akun Facebook Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang Meminta 6 Digit Kode OTP WhatsApp

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 1 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

The claim

“boleh di msukan grup pertemanan pribadi

sbentar lgi akan ada msuk pesan sms no.6digit dari whatshap grup pertemanan bentuk persetujuan msuk grup pertemanan

klau sdah ada msuk krim blik

apa sdah ada msuk

krim blik dsini”

Rated Hoax by TurnBackHoax (MAFINDO).

What the fact-checkers found

Bukan akun Facebook milik Wakil Bupati Kutai Timur. Kasmidi Bulang sendiri telah menegaskan melalui akun Facebook pribadinya bahwa akun tersebut adalah bukan miliknya.

Sempat beredar sebuah akun Facebook Wakil Bupati Kutai Timur dengan nama pengguna “Kasmidi Bulang”. Akun tersebut melakukan komunikasi dengan beberapa orang melalui fitur Messenger di Facebook untuk meminta nomor WhatsApp. Akun tersebut juga meminta 6 digit kode OTP yang akan dikirimkan ke nomor tersebut agar dapat dimasukkan ke grup pertemanan pribadi.

Berdasarkan hasil penelusuran, akun tersebut adalah bukan akun Facebook milik Wakil Bupati Kutai Timur. Kasmidi Bulang sendiri telah menegaskan melalui akun Facebook pribadinya (https://www.facebook.com/kasmidi.bulang.73) bahwa akun tersebut adalah bukan miliknya. Kasmidi mengimbau warga untuk tidak memberikan nomor WhatsApp maupun kode apapun yang diminta. Lebih lanjut, Kasmidi juga meminta warga untuk melaporkan akun tersebut agar dapat diblokir oleh pihak Facebook. Kini, akun Facebook palsu itu sendiri telah dihapus dari Facebook.

Dengan demikian, akun Facebook yang mengatasnamakan Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Tiruan/Imposter Content.

Where it circulated

Facebook

Sources and references

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message